Gus Ipul Somasi Hamzah Sahal, Pengamat NU: Ancaman Hukum Bisa Picu Fragmentasi

Gus Ipul melayangkan somasi keduanya ke Hamzah Sahal. -ILUSTRASI AI GENERATE

Pengamat dinamika Nahdlatul Ulama Muhammad Izzul Haq Dimyathi menyoroti somasi kedua yang dilayangkan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) terhadap aktivis Hamzah Sahal. Langkah hukum ini dinilai mengancam tradisi dialog dan demokrasi internal NU.

Polemik somasi Gus Ipul terhadap Hamzah Sahal terus menjadi perbincangan. Melalui 14 pengacara, Gus Ipul mempersoalkan kritik politik yang disampaikan Hamzah melalui akun Facebook-nya.

Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai penggunaan instrumen hukum berlebihan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat. Sebelumnya, kubu Gus Ipul juga sempat kalah dalam sengketa opini melawan media Suara Merdeka Jakarta di Dewan Pers.

Daftar pengacara Gus Ipul. – ISTIMEWA

Muhammad Izzul Haq Dimyathi atau Gus Izzul, pengamat NU, mengingatkan agar polemik ini dikembalikan pada karakter asli Nahdliyin.

Bacaan Lainnya

“NU memiliki tradisi panjang dalam mengelola perbedaan melalui dialog, tabayun, dan argumentasi. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi penyelesaiannya tetap perlu mengedepankan komunikasi agar tidak berkembang menjadi fragmentasi di kalangan warga NU,” ujar Gus Izzul kepada Samudrafakta, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, sebagai organisasi keagamaan terbesar, elit PBNU seharusnya menjadi teladan demokrasi yang beradab. Menyelesaikan kritik melalui tabayun dan dialog terbuka jauh lebih efektif daripada ancaman hukum yang berpotensi memicu perpecahan di akar rumput.

Gus Izzul berharap para elit PBNU dapat kembali mengedepankan pendekatan kekeluargaan agar marwah NU tetap terjaga.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan