Fakta-Fakta Pemancar 5G: Ancaman Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Manusia  

Ilustrasi pemancar 5G. FOTO: Canva
  1. Efek pada Mata

Sebuah studi tahun 1994 menemukan bahwa paparan radiasi gelombang mikro milimeter (MMW) yang rendah—sebagaimana gelombang 5G—membuat lensa mata pada tikus menjadi kabur. Kondisi ini dikaitkan dengan munculnya katarak.

Sementara itu, eksperimen yang dilakukan oleh Medical Research Institute dari Kanazawa Medical Universitymenemukan bahwa frekuensi 60 GHz menyebabkan cedera termal pada berbagai jenis level. “Efek termal yang disebabkan oleh gelombang milimeter tampaknya dapat menembus di bawah permukaan mata,” demikian tulis laporan penelitian tersebut.

Bacaan Lainnya

Sedangkan sebuah penelitian di China tahun 2003 juga menemukan kerusakan pada sel-sel epitel lensa kelinci setelah 8 jam terpapar radiasi gelombang mikro. Dan sebuah penelitian tahun 2009 yang dilakukan oleh College of Physicians and Surgeons di Pakistan menyimpulkan bahwa Electro-magnetic field (EMF)—gelombang yang digunakan oleh 5G—yang dipancarkan oleh ponsel menyebabkan kekacauan diferensiasi retina pada embrio ayam.

  1. Efek pada Jantung

Sebuah studi di Rusia pada 1992 lalu telah menemukan bahwa frekuensi dalam kisaran 53-78 GHz—yang digunakan untuk 5G—berdampak pada variabilitas detak jantung atau indikator stres pada tikus.

Studi oleh Rusia lainnya, yang bereksperimen dengan katak, menemukan perubahan denyut jantung (aritmia) pada katak yang kulitnya telah terpapar MMW.

Berdasarkan eksperimen tersebut, maka para peneliti menyatakan khawatir kisaran gelombang yang dipakai untuk 5G  dapat menyebabkan serangan jantung pada manusia. Maka dari itu, Rusia melarang 5G di negaranya.

  1. Efek Sistem Kekebalan Tubuh

Sebuah penelitian di Rusia tahun 2002 meneliti efek paparan radiasi gelombang mikro 42 HGz pada darah tikus sehat. Dari situ muncul kesimpulan bahwa paparan seluruh tubuh tikus yang sehat terhadap EHF EMR intensitas rendah memiliki efek mendalam pada indeks kekebalan nonspesifik (nonspecific immunity).

  1. Efek pada Tingkat Pertumbuhan Sel

Sebuah studi di Armenia pada 2016 mengamati gelombang MMW pada intensitas rendah—yang mencerminkan lingkungan masa depan yang disebabkan oleh 5G.

Studi mereka dilakukan pada bakteri E-coli dan bakteri lain. Dari eksperimen tersebut, muncul kesimpulan bahwa gelombang mikro telah menekan pertumbuhan mereka serta “mengubah sifat dan aktivitas” sel.

Gelombang ini pun dikhawatirkan bakal mengubah sifat dan aktivitas manusia.

Pos terkait