Takaichi, yang ingin menggeser Jepang dari konstitusi pasifis, sejauh ini belum menawarkan bantuan militer. Ia mengatakan kepada parlemen bahwa Tokyo belum menerima permintaan resmi dari AS dan sedang mengkaji ruang lingkup tindakan yang mungkin dalam batas konstitusi.
Direktur Bersama lembaga pemikir Verdant, James Meadway, memperingatkan ini bukan “gangguan sementara” harga energi. “Dengan Selat Hormuz diblokade dan gangguan parah pada produksi dasar minyak dan gas, kenaikan harga signifikan ini akan berlanjut dalam waktu lama,” ujarnya kepada Al Jazeera.***





