Empat Lembaga Survei Kompak Simpulkan Pramono-Rano Teratas di Pilkada Jakarta

Cagub dan Cawagub Jakarta Pramono Anung-Rano Karno bertemu Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan, Rabu (20/11/2024). (Instagram @pramonoanungw)
Menurut temuan empat lembaga survei terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024, elektabilitas pasangan nomor urut 03, Pramono Anung-Ranoi Karno, menempati posisi teratas. 

Hasil survei yang dirilis Indopolling Network pada Rabu, 20 November 2024, menyebutkan jika elektabilitas Pramono-Rano mencapai 48,4 persen. Berikutnya disusul Ridwan Kamil (RK)-Suswono 38,4 persen dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dapat 4,0 persen. 

Sedangkan responden yang menjawab tidak tahu dan tidak menjawab sebesar 9,2 persen.

Sementara itu, menurut temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pada Kamis pekan lalu, 14 November 2024, elektabilitas Pramono-Rano berada di angka 46 persen. Sementara RK-Suswono 39,1 persen, dan Dharma-Kun 5,1 persen. 

Bacaan Lainnya

Selisih peroehan elektabilitas Pramono-Rano dengan RK-Suswono terpaut nyaris 7 persen. Sementara itu,  9,8 persen responden dalam survei itu menyatakan belum menentukan pilihan.

Litbang Kompas juga menyimpulkan jika elektabilitas Pramono-Rano yang tertinggi, yaitu 38,3 persen. Sedangkan elektabilitas RK-Suswono, menurut Kompas, membuntuti di angka 34,6 persen. Untuk Dharma Pongrekun-Kun Wardana berjarak cukup jauh, dengan elektabilitas 3,3 persen.

Lembaga survei PolMark Indonesia juga merekam tren serupa. Dalam rilis hasil survei teranyar lembaga tersebut, Pramono-Rano disebut memperoleh elektabilitas 40,3 persen. Selisih ini cukup signifikan dengan elektabilitas RK-Suswono, yang menurut PolMark 34,8 persen.

Sedangkan Dharma Porengkun-Kun Wardana berada pada urutan buncit, dengan elektabilitas jauh di bawah kedua paslon di atas, yakni 3,2 persen.

Sedangkan 21,7 persen responden PolMark masih merahasiakan pilihan, tidak tahu, tidak menjawab.

Pasangan Pramono-Rano juga disebut unggul dalam tingkat popularitas dan kesukaan atau likeability. Mereka meraih tingkat popularitas sebesar 92,8 persen dan kesukaan 76,3 persen. Besarnya kedua indikator tersebut mengindikasikan bahwa Pramono-Rano tenar dan disukai oleh rakyat Jakarta.

Sementara itu, Paslon RIDO hanya meraup tingkat popularitas sebesar 91,2 persen dan kesukaan 66,3 persen. Sedangkan pasangan Dharma-Kun 40,3 persen dan 19,9 persen.

PolMark bahkan memprediksi Pramono-Rano berpeluang besar untuk meraih suara di atas 50 persen dalam pemilih yang bakal berlangsung pada 27 November mendatang.

“Kemungkinan terjadinya pilkada satu putaran ini ikut terdukung oleh ‘tertahannya’ elektabilitas Dharma Pongrekun – Kun Wardana Abyoto pada angka yang tidak signifikan,” demikian bunyi rilis PolMark pada Rabu (20/11/2024).***

Pos terkait