Diperiksa KPK Lima Jam Soal Kasus Kuota Haji, Yaqut: “Saya Senang Bisa Klarifikasi”

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kamis (7/8). | FOTO: Samudrafakta/Anwar Haris
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas menjalani pemeriksaan selama lima jam di KPK terkait dugaan korupsi kuota haji tambahan. Ia mengaku senang bisa memberikan klarifikasi, tapi bungkam soal materi pertanyaan.

__________

Yaqut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 7 Agustus 2025, hingga selesai sekitar pukul 14.16 WIB.

“Saya bersyukur akhirnya diberi kesempatan menjelaskan semuanya. Terutama terkait pembagian kuota haji tambahan tahun lalu,” ujar Yaqut kepada awak media. 

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, ia menolak menyebutkan jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik. Ia juga menutup rapat isi pemeriksaan.

“Mohon maaf, saya tidak akan menyampaikan detailnya. Intinya, semua sudah saya jelaskan,” ucapnya singkat.

Kuota tambahan haji tahun 2024 menjadi fokus penyelidikan KPK setelah mencuat dugaan penyalahgunaan kewenangan dan distribusi yang tak sesuai prosedur. Yaqut, yang saat menjabat kerap disapa Gus Yaqut, dinilai sebagai salah satu tokoh kunci dalam proses tersebut.

Sementara itu, mantan juru bicara Menteri Agama, Anna Hasbie, menegaskan pembagian kuota haji tambahan di masa Yaqut sudah dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Proses pembagian itu panjang dan kompleks. Tapi semuanya mengikuti aturan,” kata Anna, saat mendampingi Yaqut di KPK.

Ia menjelaskan, sejumlah travel memang sempat mengajukan permintaan tambahan kuota. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah, berdasarkan pertimbangan teknis dan aturan yang berlaku.

“Permintaan dari travel itu memang ada, tapi bukan berarti langsung dikabulkan. Pemerintah yang membagi kuotanya,” jelasnya, tanpa menyinggung soal kemungkinan intervensi politik dalam pembagian tersebut.

KPK belum memberi keterangan resmi soal perkembangan penyidikan, namun pemeriksaan terhadap Yaqut menjadi sinyal bahwa perkara ini memasuki babak serius.*** 

Pos terkait