Saatnya Indonesia Lunasi Utang “Palestina Merdeka’
Pengamat politik dan militer Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting mengungkapkan, rencana pengiriman satu brigade komposit (multi korps) TNI ke Gaza Palestina menjadi penanda Indonesia menjadi pemain global di era Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Rencana pengiriman satu brigade komposit pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam sekali pengiriman langsung, merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah pengiriman pasukan perdamaian bagi Indonesia,” kata Selamat Ginting, dikutip dari Forum News Network, Jumat (7/6).
Dengan pengiriman pasukan sebanyak itu dalam satu kali pengiriman, lanjut Ginting, menjadikan Indonesia akan menjadi pemain global yang diperhitungkan di dunia. Diharapkan kemampuan diplomasi presiden terpilih Prabowo Subianto akan jauh lebih baik daripada Presiden Jokowi yang minim tampil dalam kancah global, termasuk di markas PBB.
Ginting menambahkan, hingga akhir 2023 lalu, Indonesia masuk dalam daftar enam negara terbesar yang mengirimkan pasukan perdamaian di bawah bendera PBB. Dengan akan dikirimnya satu brigade komposit TNI, Indonesia akan masuk dalam tiga besar negara di dunia yang paling banyak mengirimkan pasukan perdamaian PBB.
Dosen Fisip Universitas Nasional (UNAS) itu juga mengatakan kemerdekaan Palestina menjadi utang tersebesar Republik Indonesia. “Ingat salah satu utang terbesar Indonesia yang dikemukakan sejak Konferensi Asia Afrika di Bandung 1955 adalah kemerdekaan Palestina,” ujarnya.





