Kini, publik menanti apakah langkah ini akan menjadi fondasi bagi rekonsiliasi nasional yang lebih kuat, atau justru membuka ruang baru bagi perdebatan soal keadilan dan supremasi hukum.
Tapi satu hal yang pasti: sejarah mencatat bahwa Indonesia telah dan akan selalu memilih jalan damai, meski lewat jalur yang tak selalu mudah.***





