Stasiun Bekasi Timur kembali beroperasi, sementara KNKT dan Korlantas Polri masih menelusuri penyebab tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line.
Jalur kereta api di Stasiun Bekasi Timur kembali dibuka pada Rabu (29/4) setelah proses evakuasi rangkaian dan pembersihan lintasan rampung. Meski layanan mulai normal, investigasi penyebab kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line masih terus berjalan.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kini mendalami sistem persinyalan, sementara Korlantas Polri merekonstruksi kejadian dengan teknologi pemindaian tiga dimensi untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara lebih akurat.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, pembukaan kembali layanan KRL Jabodetabek relasi Cikarang–Bekasi Timur hanya dilakukan setelah aspek keselamatan dinyatakan layak.
“Yang paling utama dan harus diperhatikan adalah aspek keselamatan,” ujar Dudy saat meninjau kesiapan operasional Stasiun Bekasi Timur, dikutip dari laman Kementerian Perhubungan, Rabu (29/4).
Seperti diberitakan, kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menyeruduk KRL Commuter Line lintas Kampung Bandan–Cikarang. Akibat kejadian di kompleks stasiun, 15 orang penumpang tewas, 84 korban luka-luka.
Dudy menjelaskan, KNKT telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan untuk membaca kemungkinan penyebab teknis di balik insiden tersebut. Hasil simulasi akan menjadi dasar identifikasi titik lemah sistem maupun faktor lain yang memicu kecelakaan.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menambahkan, jalur hilir telah dibuka sejak Selasa (28/4) pukul 01.30 WIB sehingga dapat kembali dilalui kereta jarak jauh dari arah timur. Disusul jalur hulu yang pada Rabu (29/4) pukul 02.00 WIB telah bersih dari puing-puing.
“Kami bersama KNKT telah memastikan keselamatan penggunaan jalur ini untuk kereta jarak jauh, meskipun masih diberlakukan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam di area stasiun,” kata Bobby.
