PT Sehat Tentrem Jaya Lestari menyalurkan 40 parsel Natal Getszemani ke berbagai daerah sebagai simbol toleransi dan persatuan lintas iman.
Penulis: Redaksi Samudrafakta
Prabowo: Ada Perlawanan Sistematis di Balik Penertiban Hutan
Prabowo mengungkap perlawanan sistematis korporasi terhadap penertiban hutan saat penyerahan Rp6,62 triliun denda dan sitaan di Kejaksaan Agung.
Sawit Papua dan Dilema Deforestasi
Pernyataan Prabowo soal sawit di Papua memicu pro-kontra antara ambisi ketahanan energi dan risiko deforestasi hutan tropis terakhir Indonesia.
Saatnya Melawan Ujaran Kebencian di Negeri Bhinneka Ini
Kasus penangkapan Resbob menegaskan urgensi melawan ujaran kebencian berbasis suku dan agama di media sosial Indonesia melalui peran warga digital, platform, negara, dan media demi menjaga Bhinneka Tunggal Ika.
Energi Hijau, Risiko Beracun: Menelusuri Kontroversi Geotermal dari Sorik Marapi hingga Flores–Lembata
Investigasi mengungkap kontroversi proyek geotermal di Indonesia, termasuk insiden gas beracun, konflik lahan, dan sengketa sosial di Sorik Marapi, Dieng, Bedugul, hingga Flores–Lembata.
Deforestasi Meluas di Luar Sumatera: Kalimantan–Papua Kini Jadi Episentrum Ancaman Banjir Besar
Para pakar memperingatkan deforestasi di Kalimantan, Papua, dan Sulawesi memasuki fase kritis. Banjir bandang Sumatera dianggap menjadi peringatan nasional atas risiko bencana ekologis yang berpotensi berulang jika kerusakan hutan tidak dihentikan.
Kenapa Pemerintah Tidak Menetapkan Banjir Bandang Sumatera sebagai Bencana Nasional?
Pemerintah belum menetapkan banjir bandang Sumatera sebagai bencana nasional karena fungsi pemerintahan daerah dinilai masih berjalan, meski mobilisasi penanganan berlangsung secara nasional.
Prabowo, Rehabilitasi ASDP, dan Batas Tipis antara Risiko Bisnis dan Kriminalisasi
Rehabilitasi Presiden Prabowo atas tiga eks pejabat ASDP memicu debat nasional tentang batas antara risiko bisnis dan kriminalisasi keputusan korporasi. Editorial ini menyoroti proses hukum, reaksi publik, dan dampaknya terhadap tata kelola BUMN.
NU, Organisasi dan Arogansi
PBNU dinilai semakin sentralistik lewat pembatalan hasil Konfercab, penunjukan karteker, dan keputusan yang menyingkirkan musyawarah daerah. Artikel ini mengulas kegelisahan kiai dan ancaman lunturnya kearifan NU.
Yang Ilahi dan yang Insani di Jalan Kramat
Tulisan reflektif Aguk Irawan MN ini menyoroti dinamika ulama di Jalan Kramat, mengingatkan kembali pada esensi keulamaan sejati: bukan perebutan posisi, melainkan penyambung wahyu yang menebarkan ketenangan dan kebijaksanaan bagi umat.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









