Penetapan 10 Pahlawan Nasional 2025 — dari Gus Dur, Soeharto, hingga Marsinah — menyingkap pertarungan makna di balik gelar: antara penghormatan, rekonsiliasi, dan politik memori bangsa.
Penulis: Redaksi Samudrafakta
Kontroversi Kematian Mallaby dan Pecahnya Pertempuran 10 November 1945
Kisah tewasnya Jenderal Mallaby, fitnah NEFIS, dan Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari yang menyatukan rakyat Surabaya dalam pertempuran 10 November 1945 — simbol lahirnya keberanian Indonesia Raya.
MQK Nasional Fiqih Siyasah: Menjembatani Turâts Islam dengan Politik Kebangsaan
FPTP dan PKB menggelar MQK Nasional bidang fikih siyasah sebagai upaya menumbuhkan kesadaran politik santri berbasis turâts serta memperkuat peran pesantren dalam kehidupan kebangsaan.
KH. Yusuf Hasyim Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional 2025: Santri Pejuang dari Tebuireng
KH. Yusuf Hasyim, santri pejuang dan pembaharu pendidikan Tebuireng, diusulkan sebagai Pahlawan Nasional 2025.
Ketika Doa Jadi Peluru: Santri dan Fatwa Jihad di Medan Surabaya
Dari fatwa jihad Kiai Hasyim Asy’ari hingga 10 November 1945, kisah santri Surabaya membuktikan bahwa doa bisa menjadi peluru dan pesantren menjadi benteng republik.
Karl Marx Bilang Agama Itu “Candu”, Tapi Ia Keliru: Agama adalah Jalan Pembebasan
Karl Marx keliru menyebut agama sebagai “candu bagi rakyat”. Dalam Islam, iman justru menjadi kekuatan pembebasan dan sumber keadilan sosial.
Sumitro Djojohadikusumo: Begawan Ekonomi yang Menolak Disebut Arsitek
Sumitro Djojohadikusumo, Begawan Ekonomi Indonesia yang rendah hati, mengajarkan bahwa ekonomi sejati adalah tentang manusia dan keberanian menjaga impian.
Belajar dari Descartes: Perlu Menepi dan Menjernihkan Pikiran di Tengah Banjir Informasi
Di tengah banjir informasi, filosofi Rene Descartes mengingatkan pentingnya menyaring pikiran dan meragukan sebelum percaya.
Penjajahan Masih Menetap di Kepala Orang Indonesia
Menyoroti perbedaan antara penjajahan fisik dan penjajahan pikiran, serta bagaimana bentuk baru dominasi ideologis masih menguasai kesadaran bangsa Indonesia hari ini.
Rebut Narasi Pesantren: Hentikan Propaganda Lama yang Berwajah Baru
Pesantren perlu merebut kembali narasinya dari propaganda lama ala Snouck Hurgronje, yang kini hidup lewat framing media dan algoritma digital.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









