Berdasarkan data BPS, jumlah perceraian akibat judol pada 2023 tembus 1.572 kasus. Jumlah tersebut meningkat 32 persen dalam setahun, dan melesat 142,6 persen dibandingkan 2020 atau awal pandemi Covid-19.
Penulis: Faried Wijdan
Rentetan Kisah Kecanduan Judol Berujung Maut: Anggota TNI dan Polri pun Jadi Korban
Racun judi online telah menghancurkan kehidupan banyak orang. Tak sedikit yang berujung kematian. Ada juga korban dari anggota TNI dan Polri.
Semua Orang Bisa Mengajukan Gelar Pahlawan, Asal…
Jika seseorang berinisiatif untuk mengajukan gelar pahlawan, maka dia harus mengorganisir orang lain untuk turut serta mengajukan permohonan tersebut.
Bil Gates dan Banyak Ahli Tidak Izinkan Anak-anaknya Punya Ponsel sebelum 14 Tahun
Gates percaya bahwa menunda memberikan ponsel kepada anak-anak dapat membantu mereka lebih aktif mengembangkan keterampilan sosial dan akademis, tanpa distraksi dari gadget.
Apa Itu Hari STEAM Internasional dan Kenapa Diperingati?
Pembelajaran STEAM dianggap sebagai model pembelajaran yang paling cocok dan relevan di abad 21.
Ternyata Panggilan ‘Yang Mulia’ untuk Hakim Tak Ada Dasar Hukumnya, Malah Dilarang oleh TAP MPRS
Penyebutan ‘Yang Mulia’ untuk hakim sudah dilarang sejak terbit Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia (TAP MPRS RI) Nomor XII /1996.
Merasa Dicatut Bahlil dalam Disertasi, Jatam Layangkan Protes ke UI
Jatam mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak pernah menjadi informan utama yang menjadi sumber data disertasi Bahlil.
Presiden Tegas Perangi Judi Online, Peringatkan Aparat Jangan Coba-coba Jadi ‘Beking’
Presiden juga berharap jajaran kementerian dan lembaga yang bekerja di bawahnya dapat kerja sama dan berkonsolidasi dalam pemberantasan judi online.
Jadi Bagian dari Satgas Anti Judi Online Bentukan Jokowi, Budi Arie Dinilai Lalai dan Harus Tanggung Jawab
Bila kontrol dan pengawasan di Kemenkominfo sebelumnya berjalan dengan baik, keterlibatan oknum dalam judol tentu sudah bisa terdeteksi sejak awal.
Semakin Banyak Guru Dikriminalisasi, PGRI dan Pergunu Usulkan Perlunya UU dan Komisi Perlindungan Guru
Sekarang martabat para guru di depan murid hampir tidak ada lagi karena guru tidak dilindungi Undang-undang. Semestinya kan guru harus dilindungi Undang-undang namun yang terjadi di lapangan berbeda dari apa yang ditulis dalam kertas.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









