Nama-nama ini juga sering dipakai sebagai tantangan “tongue twister”, atau biasanya yaitu permainan pengucapan cepat, karena susah diucapkan tanpa kesalahan.
Dari Mana Asalnya?
Belum diketahui pasti siapa pencipta pertama dari tren ini. Namun, menurut laman Know Your Meme, fenomena ini muncul pertama kali pada Januari 2025.
Konten pertamanya diduga berasal dari akun TikTok yang kini sudah tidak aktif, berisi suara AI “tralalero tralala” yang diiringi gambar hiu bersuara robot.
Meski konten aslinya sudah hilang, tren ini tidak berhenti. Justru semakin banyak orang yang ikut membuat versi mereka sendiri: mulai dari parodi, fanfic, sampai teori cerita horor di balik masing-masing karakter.
Kenapa Bisa Viral?
Ada beberapa alasan kenapa Italian brainrot atau meme anomali ini jadi booming. Salah satunya, visual yang absurd dan lucu membuat orang penasaran.
Selain itu, nama-nama sulit diucapkan yang cocok dijadikan tantangan atau game, mudah dikreasikan ulang dengan AI atau filter. Jadi, siapa saja bisa bikin versi mereka sendiri.
Spesifikasi seperti ini cocok dengan selera humor Gen Alpha yang suka konten spontan dan tidak terlalu serius.
Banyak dari kontennya juga memakai musik atau efek suara AI yang bikin ketagihan, meski tak masuk akal sama sekali.
Fenomena Tung Tung Sahur dan karakter Italian brainrot lainnya adalah bentuk baru dari kreativitas digital anak muda di media sosial.
Meski terlihat aneh, tren ini menjadi ruang bermain baru yang memadukan teknologi AI, humor absurd, dan kebebasan berimajinasi.***




