Mantan Ketua MPR Amien Rais menyampaikan pidato berdurasi sekitar delapan menit berjudul Jauhkan Istana dari Skandal Moral, yang berisi penekanan pada pentingnya moralitas dalam kehidupan bernegara serta kritik terhadap dinamika di lingkar Istana.
Amien Rais membuka pidato berdurasi 8 menit dengan salam dan pengantar religius, lalu mengutip hadis yang menekankan penyempurnaan akhlak mulia sebagai inti ajaran. “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Amien menegaskan bahwa akhlak, etika, dan moralitas merupakan perkara sentral dalam kehidupan manusia. Ia juga mengutip adagium hukum: “There is no law without morality. Tidak ada hukum tanpa moralitas.”
Menurut dia, moral adalah fondasi kokoh sebuah negara. Bila fondasi itu goyah, bangunan negara pun, dalam pandangannya, dapat ikut terguncang. “Moral itu fondasi yang sangat kokoh bagi sebuah negara. Kalau fondasinya compang-camping dan goyah, bangunan di atasnya pada akhirnya bisa runtuh.”
Amien kemudian mengaitkan pandangan tersebut dengan dinamika di sekitar pemerintahan Prabowo Subianto. Ia menyoroti hubungan kerja Presiden Prabowo Subioanto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menurutnya telah memicu perbincangan luas di ruang publik. Bahkan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyinggung kisah Nabi Luth AS yang diutus memperbaiki kaum sodom.
Ia menyebut, bila polemik di ruang publik tidak direspons secara jelas dan tegas, pemerintah berisiko mengalami penurunan kepercayaan politik dari masyarakat.“Kalau tidak ada kejelasan penyelesaiannya, Presiden bisa kehilangan political trust. Jika kepercayaan politik hilang, legitimasi bisa ikut tergerus.”
Dalam bagian akhir pidatonya, Amien meminta Presiden menunjukkan kepemimpinan yang tegas, menjaga fokus pemerintahan pada kerja-kerja kebangsaan, dan memastikan lingkungan Istana tetap terjaga marwahnya sebagai simbol negara. “Tunjukkan kepemimpinan Anda. Fokus bekerja untuk bangsa dan negara. Jaga marwah institusi.”
Amien menutup pidatonya dengan harapan agar pemerintahan tetap berjalan baik dan polemik yang berkembang tidak mengganggu stabilitas nasional. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait pidato Amien Rais tersebut.
Namun sejumlah konten yang membela Istana Kepresidenan atas kritik Amien Rais sudah bermunculan di Youtube. Salah satunya dari akun Youtube @Kontra Narasi. Berdasarkan konten di dalam tayangan tersebut, mereka menyebut Amien Rais melakukan fitnah dan layak dilaporkan ke polisi.***





