Rumor kematian Ahmadinejad usai serangan udara di Teheran dipastikan tidak benar.
Kabar mengenai kematian mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel di Teheran dipastikan tidak benar. Informasi terbaru menyebut Ahmadinejad masih hidup dan dalam kondisi baik.
Isu kematian Ahmadinejad sempat beredar luas setelah laporan awal menyebut sebuah bangunan yang berkaitan dengan pengamanannya menjadi target serangan udara pada akhir Februari 2026.
Namun kabar tersebut dibantah oleh orang dekat Ahmadinejad yang mengaku telah berkomunikasi langsung dengannya setelah rumor tersebut menyebar.
“Semua baik-baik saja,” kata seorang ajudan Ahmadinejad kepada media, seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (5/3/2026).
Ajudan tersebut menegaskan bahwa Ahmadinejad tidak berada di lokasi bangunan yang menjadi sasaran serangan.
Serangan Dekat Lokasi Ahmadinejad
Menurut sumber yang sama, serangan udara memang menghantam sebuah bangunan di Teheran yang berkaitan dengan sistem pengamanan Ahmadinejad.
Namun bangunan tersebut bukan kediamannya.
Lokasi Ahmadinejad saat itu disebut berada sekitar 100 meter dari titik serangan, sehingga ia tidak terkena dampak langsung.
Meski demikian, serangan tersebut tetap menimbulkan korban jiwa di pihak pengamanan.
Sejumlah pengawal yang berasal dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) dilaporkan tewas dalam serangan tersebut, sebagaimana dilaporkan sejumlah media internasional yang memantau perkembangan konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Video Kemunculan Ahmadinejad
Rumor mengenai kematian Ahmadinejad mulai mereda setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan dirinya dalam kondisi sehat.
Dalam rekaman tersebut, Ahmadinejad tampak menghadiri prosesi pemakaman korban serangan militer di Teheran.
Kemunculan video tersebut memperkuat klarifikasi bahwa mantan presiden Iran itu tidak menjadi korban serangan.
Peristiwa ini juga menunjukkan bagaimana informasi yang beredar di tengah konflik bersenjata sering kali berkembang cepat dan belum tentu dapat diverifikasi secara independen pada tahap awal.
Kantor berita internasional seperti Reuters dan sejumlah media regional Timur Tengah juga melaporkan bahwa tidak ada konfirmasi resmi mengenai kematian Ahmadinejad dari pemerintah Iran maupun otoritas setempat hingga saat ini. ***





