Pemudik yang melintasi wilayah Jawa Timur pada Lebaran 2026 memiliki sejumlah pilihan jalur mudik, mulai dari jalan tol hingga jalur lintas selatan. Setiap rute menawarkan karakteristik berbeda, baik dari segi kecepatan perjalanan, kondisi jalan, hingga potensi kepadatan lalu lintas.
Secara umum terdapat empat jalur utama yang biasa digunakan pemudik di Jawa Timur, yaitu Tol Trans Jawa, Jalur Pantai Utara (Pantura), Jalur Pantai Selatan (Pansela), serta jalur tengah non-tol.
Tol Trans Jawa Jadi Jalur Tercepat
Jalur tol Trans Jawa masih menjadi pilihan utama bagi pemudik yang mengutamakan kecepatan perjalanan. Rute ini menghubungkan wilayah perbatasan Jawa Tengah hingga kawasan timur Jawa Timur.
Rute tol tersebut meliputi Ngawi – Madiun – Kertosono – Mojokerto – Surabaya – Gempol – Pasuruan – Probolinggo hingga Gending.
Pemerintah disebut tengah mempercepat perbaikan sejumlah titik jalan agar siap digunakan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Pantura Tetap Jadi Jalur Favorit
Selain tol, jalur lintas Pantai Utara (Pantura) masih menjadi rute favorit, terutama bagi kendaraan logistik dan pemudik sepeda motor.
Jalur ini melewati sejumlah kota pesisir utara seperti Tuban – Lamongan – Gresik – Surabaya – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo hingga Banyuwangi.
Namun pemudik diminta tetap waspada terhadap sejumlah titik rawan kemacetan, seperti tikungan, perlintasan kereta api sebidang, serta pasar tumpah di beberapa wilayah.
Di Kabupaten Situbondo, aparat kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk membantu kelancaran arus mudik.
Pansela Jadi Alternatif Hindari Macet
Bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di jalur utama, Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dapat menjadi pilihan alternatif.
Rute ini melewati Pacitan – Trenggalek – Tulungagung – Blitar – Malang – Lumajang – Jember hingga Banyuwangi.
Selain relatif baru dan lebih lengang, jalur ini juga menawarkan pemandangan alam berupa perbukitan dan panorama laut selatan.
Meski demikian, pengendara diimbau tetap berhati-hati karena beberapa titik perbukitan berpotensi mengalami longsor.





