Menteri Koperasi memaklumi pemanfaatan gedung Kopdes Merah Putih yang belum beroperasi untuk kegiatan warga. Operasional penuh ditargetkan mulai September 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan tidak mempersoalkan penggunaan gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai lapangan badminton. Ia memaklumi pemanfaatan fasilitas tersebut sembari menunggu operasional resmi yang akan berjalan dalam waktu dekat.
”Enggak apa-apa, sebentar kan. Tapi kan sebentar lagi operasional lagi,” ujar Ferry di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Ihwal operasional tersebut, Ferry menjelaskan pemerintah segera menerbitkan Peraturan Presiden. Regulasi ini akan mengatur tata kelola koperasi beserta penunjukan manajernya agar fasilitas dapat segera dimanfaatkan sesuai fungsi utama.
”Sebentar lagi akan ada Peraturan Presiden tentang operasionalnya, bersamaan dengan manajer koperasi juga sudah mulai dipersiapkan. Dan sudah, langsung jalan,” ucapnya.
Selain itu, ia memastikan seluruh Kopdes Merah Putih di berbagai daerah akan beroperasi serentak. Target operasional secara penuh direncanakan mulai September 2026.
Inovasi Menutup Biaya Operasional
Sebelumnya, pengurus Kopdes Merah Putih di Jawa Tengah diperbolehkan menyewakan gedung untuk badminton dan resepsi pernikahan. Izin ini berlaku selama bangunan belum digunakan untuk kegiatan utama koperasi dan disetujui oleh kepala desa.





