Pemerintah mengisyaratkan anggaran Makan Bergizi Gratis dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027 belum terpisah dari dana pendidikan karena proses penyusunan rampung sebelum putusan Mahkamah Konstitusi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027 disusun sebelum adanya amar putusan Mahkamah Konstitusi. “Yang pertama kan kalau pertanyaannya kaitannya dengan putusan MK, di situ kan juga amar putusannya memberikan tenggat waktu ya. Nah, karena juga secara teknis penyusunan nota keuangan atau APBN 2027 itu kan juga sudah disusun sebelum amar putusan MK dikeluarkan gitu,” ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Ihwal peninjauan kembali, pemerintah saat ini sedang mengkaji pos anggaran pendidikan yang bersinggungan dengan program Makan Bergizi Gratis. Langkah tersebut diambil guna memastikan kewajiban alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen tetap terpenuhi sesuai amanat undang-undang.
”Tapi, bahwa itu menjadi concern, iya. Yang salah satunya adalah kemudian kita kembali satu per satu kita review. Kita review yang berkenaan dengan masalah anggaran pendidikan itu untuk memastikan bahwa mandatory 20 persen sesuai dengan amanat undang-undang itu dapat kita jalani,” kata dia.
Penyesuaian Anggaran pada 2028
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan bahwa perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara terkait program Makan Bergizi Gratis tanpa memotong dana pendidikan baru dapat diterapkan pada 2028. Menurut dia, revisi mendadak pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027 berisiko mengganggu tahapan kerja yang sedang berjalan.
”Hal itu menanggapi putusan yang melarang pemerintah menggunakan dana pendidikan untuk APBN. Kalau ini kan sudah dibahas. Nanti kusut kita capek lagi kerja. Jadi kalau 2028, ya, 2028. Karena mungkin MK juga menghitung bahwa ini sudah dibahas, tinggal difinalisasi. Kalau berubah semua nanti gak keburu,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.





