Fotografer profesional Akbar Nugroho menekankan pentingnya mengandalkan cahaya sekitar dan variasi sudut ambil gambar. Indonesia tercatat sebagai negara dengan konsumsi video pendek tertinggi di dunia.
Video pendek telah menjadi bagian dari gaya hidup digital generasi muda. Indonesia bahkan tercatat sebagai salah satu negara dengan konsumsi video pendek tertinggi di dunia, menghabiskan lebih dari 4,9 hari per minggu untuk menikmati konten tersebut.
Fotografer profesional sekaligus kreator konten Akbar Nugroho menilai, perangkat yang mampu merekam dengan baik dalam kondisi minim cahaya menjadi kebutuhan utama. “Mau sekreatif apa pun idenya, yang paling penting dari sebuah konten itu tetap penceritaannya,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Akbar membagikan sejumlah tips videografi yang bisa langsung dicoba menggunakan ponsel pintar. Pertama, fokus pada cahaya. Lampu jalan, lampu kendaraan, hingga papan reklame berpendar dapat menjadi elemen visual yang memperkuat suasana video malam dan menciptakan suasana lebih dramatis.
Kedua, gunakan variasi sudut pengambilan gambar. Mulai dari bidikan lebar untuk menangkap suasana keseluruhan, bidikan sedang untuk menyoroti aktivitas utama, hingga bidikan dekat yang menampilkan detail-detail menarik. Kombinasi ini membuat video lebih hidup.
Refleksi dan Momen Autentik
Akbar juga menyarankan memanfaatkan refleksi dari genangan air, kaca gedung, atau jendela kendaraan. Trik sederhana ini memberikan perspektif baru tanpa peralatan tambahan.
Di tengah banjir video di media sosial, audiens kini lebih tertarik pada konten yang terasa dekat dengan keseharian. Momen sederhana seperti menikmati kopi malam, berjalan menyusuri gemerlap kota, atau menghabiskan waktu bersama teman justru menghasilkan cerita yang mudah terhubung dengan penonton.
Ekspresi spontan, tawa bersama teman, hingga suasana sebuah tempat menjadi elemen yang membuat audiens merasa lebih dekat. Setelah mendapatkan rekaman terbaik, proses menyunting menjadi tahap penting untuk menyempurnakan cerita sebelum dibagikan.***





