Tujuh Minuman Ini Bantu Jaga Tubuh saat Pancaroba

Minuman Musim Pancaroba
Wedang jahe. - Indonesia Kaya
Cuaca Jawa Timur yang cepat berubah saat pancaroba membuat tubuh lebih mudah drop, sehingga pilihan minuman hangat dan cukup cairan jadi penting.

Wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa pancaroba seiring peralihan menuju musim kemarau pada April 2026. Menurut BMKG, fase ini kerap ditandai pagi cerah, siang terik, lalu sore berubah menjadi hujan lebat disertai angin kencang.  

Perubahan cuaca yang mendadak membuat tubuh lebih rentan mengalami keluhan ringan, seperti tenggorokan tidak nyaman, mual, masuk angin, hingga gangguan pencernaan. Karena itu, menjaga asupan cairan dan memilih minuman yang menghangatkan menjadi langkah sederhana yang patut diperhatikan. 

Hangatkan Tubuh, Jaga Cairan

Salah satu pilihan yang kerap dikonsumsi saat pancaroba ialah wedang jahe. Sejumlah riset yang dirangkum Pusat Kesehatan Pelengkap dan Integratif Nasional Amerika Serikat menunjukkan jahe dapat membantu meredakan mual pada kondisi tertentu. Air hangat juga membantu tubuh tetap nyaman. 

Bacaan Lainnya

Air lemon hangat dengan madu juga sering dipilih, terutama karena lemon mengandung vitamin C dan madu memberi rasa nyaman di tenggorokan. Meski begitu, kebutuhan vitamin C harian pada dasarnya tetap sebaiknya dipenuhi dari pola makan seimbang, bukan hanya dari satu minuman. 

Pilihan lain ialah teh herbal, seperti peppermint, rosella, dan chamomile. Peppermint dikenal dapat membantu meredakan gejala gangguan pencernaan tertentu, sedangkan chamomile secara tradisional diminum untuk relaksasi, walau bukti klinisnya untuk insomnia masih belum konklusif. 

Herbal Tetap Perlu Bijak

Kunyit asam hangat, susu kunyit, hingga jus buah tinggi vitamin C juga bisa menjadi pilihan, selama tidak diberi terlalu banyak gula. Namun yang paling sederhana dan tetap penting adalah air putih hangat, karena hidrasi cukup membantu tubuh menjaga fungsi normalnya saat cuaca sedang tidak menentu. 

Di tengah cuaca Jawa Timur yang mudah berubah, kuncinya bukan sekadar memilih minuman populer, melainkan memastikan tubuh tetap hangat, cukup cairan, dan tidak berlebihan mengandalkan klaim herbal. Saat keluhan menetap atau memburuk, pemeriksaan medis tetap menjadi langkah utama.***

Pos terkait