Massa FPN gelar aksi di CFD Bundaran HI, Ahad (5/4/2026). Mereka mendesak Presiden Prabowo tindak tegas Israel atas gugurnya 3 TNI.
Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi simpatik di area Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Minggu (5/4/2026). Aksi ini bertujuan untuk menunjukkan solidaritas sekaligus mendoakan tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan militer Israel di Lebanon.
Massa aksi tampak membentangkan tiga spanduk raksasa berukuran enam meter yang langsung menarik perhatian masyarakat. Spanduk pertama dengan lantang menyuarakan, “Israel Bunuh Prajurit TNI, Saatnya Indonesia Tegas!”
Sementara itu, dua spanduk lainnya langsung menyasar Presiden Republik Indonesia. FPN menuliskan pesan, “Pak Prabowo, Ayo Lawan Zionisme / Kolonialisme / Imperialisme / Penjajah!” dan “Zionisme = Kolonialisme = Imperialisme = Penjajahan, Harus Dilawan Pak Presiden!” Pada spanduk terakhir, massa kembali menegaskan seruan global, “Stop Genocide in Palestine!”
Banyak warga yang sedang berolahraga memilih berhenti sejenak. Mereka bergantian membubuhkan tanda tangan di atas spanduk tersebut sebagai bentuk penghormatan bagi patriot bangsa yang gugur dan dukungan terhadap aspirasi FPN.
Menariknya, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, turut hadir di tengah kerumunan dan menyempatkan diri berfoto bersama massa aksi.
Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menyebutkan bahwa kelompoknya tidak hanya beraksi di Jakarta. FPN serentak menggelar aksi serupa di berbagai kota besar, mulai dari Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, hingga Tarakan.
Alarm Keras untuk Kebijakan Luar Negeri
Di lokasi aksi, Furqan menegaskan bahwa insiden tragis ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah.
”Gugurnya tiga prajurit Indonesia yang bertugas di UNIFIL akibat serangan Israel adalah alarm keras bagi Pak Presiden. Pemerintah harus segera mengembalikan kebijakan luar negeri Indonesia yang lebih progresif untuk menentang penjajahan, sebagaimana amanat UUD 1945,” ujar Furqan.





