Ia menilai agresi militer Israel terhadap pasukan perdamaian PBB membuktikan bahwa negara tersebut secara brutal terus mengangkangi hukum humaniter internasional.
Lebih lanjut, Furqan menyoroti ketegasan Presiden Prabowo. Publik, menurutnya, kerap mempertanyakan sikap presiden terkait genosida di Palestina serta agresi militer Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. FPN sebenarnya mengapresiasi pidato-pidato keras Prabowo yang kerap mengajak negara-negara Selatan bersatu melawan imperialisme di berbagai forum internasional.
”Namun, sampai saat ini kita belum mendengar Pak Prabowo bersikap tegas mengutuk Israel atas genosida di Palestina, serangan ke Iran, atau yang terbaru, terkait gugurnya prajurit kita. Kami khawatir publik akan menganggap Presiden tidak konsisten dan hanya beretorika,” tambah aktivis 98 tersebut.
Evaluasi Pasukan PBB dan Tolak Pakta Dagang AS
Selain mendesak ketegasan sikap, FPN juga memberikan sejumlah rekomendasi strategis. Furqan menyarankan pemerintah untuk segera mengevaluasi keberadaan kontingen Indonesia di UNIFIL jika PBB tidak mampu memberikan jaminan keamanan pasti.
FPN juga mengingatkan agar pemerintah menolak keras pelibatan pasukan TNI dalam International Stabilization Force (ISF), sebuah inisiatif rancangan Donald Trump yang bertujuan melucuti senjata para pejuang Palestina.
Kritik FPN meluas hingga ke sektor ekonomi dan diplomasi. Mereka meminta pemerintah Indonesia segera menarik diri dari Board of Peace (BoP) dan membatalkan The Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat. Furqan beralasan, Mahkamah Agung AS sendiri telah menyatakan kebijakan tarif era Trump tersebut inkonstitusional, sehingga Indonesia tidak perlu lagi merasa didikte.
Penghormatan untuk Para Martir
Sebagai informasi, tiga prajurit TNI dilaporkan gugur di Lebanon. Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan mortir Israel. Sementara itu, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur setelah terkena ranjau darat yang sengaja Israel pasang di jalur patroli rutin pasukan perdamaian.





