Unair terima 2.506 mahasiswa baru jalur SNBP 2026 dari 29.947 pendaftar — 75,5 persen perempuan, 806 penerima KIP Kuliah, dan mahasiswa termuda berusia 14 tahun.
Universitas Airlangga (Unair) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 pada Selasa (31/3/2026). Dari 29.947 peminat yang bersaing, hanya 2.506 calon mahasiswa yang berhasil menembus seleksi — setara tingkat keketatan 8,11 persen.
Jumlah peminat tahun ini melonjak dibanding periode sebelumnya yang tercatat sekitar 27.000 peserta. Mereka berasal dari 6.791 sekolah, namun hanya siswa dari 1.219 sekolah yang berhasil lolos.
“Tahun ini, minat terhadap Universitas Airlangga melalui jalur SNBP sangat tinggi, dengan total 29.947 peminat. Daya tampung yang tersedia sebesar 2.430 kursi, dengan tingkat keketatan mencapai sekitar 8,11 persen,” ujar Rektor Unair Prof Muhammad Madyan, Rabu (1/4/2026).
Inklusif: 806 KIP-K dan 68 Golden Ticket
Dari 2.506 mahasiswa yang diterima, 806 di antaranya merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah — setara 32,2 persen dari total mahasiswa baru. Sebanyak 68 lainnya merupakan peraih golden ticket.
“Dari proses seleksi yang ketat tersebut, Universitas Airlangga menerima 2.506 mahasiswa, termasuk di dalamnya 806 penerima KIP Kuliah dan 68 peraih golden ticket. Ini mencerminkan komitmen kami terhadap akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” tegas Prof Madyan.
Realisasi penerimaan ini bahkan melampaui kuota awal hingga 103 persen. Unair mengalokasikan sekitar 23 persen dari total daya tampung universitas untuk jalur prestasi — melampaui batas minimal 20 persen yang ditetapkan kementerian. Konsekuensinya, kuota jalur mandiri akan menyusut secara proporsional.
Fakta Unik: Termuda 14 Tahun, Ada Anak Kembar
Komposisi mahasiswa baru menunjukkan keberagaman yang kuat. Sebanyak 75,5 persen merupakan mahasiswi — setara 1.890 orang — sementara 616 lainnya mahasiswa. Mereka berasal dari 38 provinsi di Indonesia hingga luar negeri, termasuk anak diplomat dan pekerja migran.





