Jatim Terbanyak Lolos SNBP 2026, Tujuh Tahun Berturut-turut

SNPMB 2026
Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. - Istimewa
Sebanyak 29.046 siswa Jawa Timur lolos SNBP 2026 dari 108.122 pendaftar — mempertahankan posisi teratas nasional tujuh tahun berturut-turut sejak 2019.

Jawa Timur kembali mengukir sejarah. Untuk ketujuh kalinya berturut-turut sejak 2019, provinsi ini menjadi yang terbanyak meloloskan siswa ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi SNPMB yang dirilis Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB, sebanyak 29.046 siswa Jawa Timur dinyatakan lolos dari total 108.122 pendaftar asal provinsi ini.

“Alhamdulillah, Jatim terbanyak lolos SNBP tujuh tahun berturut-turut. Capaian ini tidak hanya mencerminkan prestasi siswa, tetapi juga menunjukkan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang berjalan pada jalur yang tepat,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (1/4/2026).

Bacaan Lainnya
Dominasi di Jalur KIP-K

Prestasi Jatim tak berhenti di jumlah kelulusan. Provinsi ini juga menjadi yang terbanyak secara nasional dalam jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Dari 40.213 pendaftar pemegang KIP-K asal Jatim, sebanyak 8.915 di antaranya dinyatakan diterima.

“Ini mengecilkan gap dalam akses pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Jawa Timur yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” tegas Khofifah.

Secara nasional, SNBP 2026 diikuti 806.242 siswa — naik signifikan dari 776.515 pendaftar pada 2025. Total 178.981 peserta dinyatakan lolos: 155.543 di PTN Akademik dengan tingkat penerimaan 20,09 persen, dan 23.438 di PTN Vokasi. Sebanyak 189.017 kursi diperebutkan dari 146 PTN yang terlibat, termasuk 76 PTN Akademik, 26 PTKIN, dan 44 Politeknik Negeri.

Ekuitas Pendidikan Jadi Prioritas

Khofifah menegaskan bahwa program KIP-K menjadi instrumen penting pemerataan akses pendidikan tinggi — terutama bagi siswa berbakat dari keluarga prasejahtera di daerah pesisir dan pelosok.

“Dengan KIP-K, siswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya,” imbuhnya.

Ia menutup dengan apresiasi kepada seluruh ekosistem pendidikan yang terlibat. “Terima kasih atas hasil belajar yang tekun para murid dan bimbingan para guru yang telah mempertahankan prestasi sehingga Jawa Timur kembali menjadi yang tertinggi dalam SNBP 2026 tujuh tahun berturut-turut,” tandasnya.

Bagi yang belum lolos SNBP, pendaftaran UTBK-SNBT 2026 masih terbuka hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB.***

Pos terkait