Ahmad Sahroni Tersorot Publik: ‘Sultan Priok’ Disebut Kabur ke Singapura di Tengah Panasnya Demo

Ahmad Sahroni. - Instagram @ahmadsahroni88
Foto diduga Ahmad Sahroni muncul di Singapura. Publik menudingnya lari dari tanggung jawab setelah ucapannya soal demonstran memicu kemarahan massa.

__________

Gelombang protes yang mengguncang Jakarta dan sejumlah daerah berimbas pada sorotan tajam terhadap Ahmad Sahroni, anggota DPR RI dari Partai NasDem. Politisi yang dijuluki ‘Sultan Priok’ itu disebut kabur ke Singapura sejak 27 Agustus 2025.

Kabar tersebut pertama kali mencuat dari unggahan Ferry Irwandi, founder Malaka Project, di akun Instagram @irwandiferry. Ia membagikan foto seorang pria dengan topi hitam dan jaket krem yang sedang duduk santai sambil memainkan ponsel. “Sahroni kabur ni ke SG,” tulis Ferry dalam unggahannya.

Bacaan Lainnya
Informasi dugaan kaburnya Ahmad Sahroni ke Singapura beredar luas di media sosial. (Tangkapan layar istimewa)

Ferry menuding Sahroni melarikan diri dari tanggung jawab di tengah situasi krisis. “Kalau ini benar, maka orang ini sama pengecut dan rendahnya dengan katak bhizzer. Mau kabur sejauh apapun, warga sipil akan selalu ada di manapun. Hadapi kausalitas yang anda sudah lahirkan, bukan kabur,” sindirnya.

Unggahan itu cepat menyebar. Akun lain, @senjatanuklir, bahkan memamerkan tangkapan layar percakapan yang menyebut “Sahroni udah gak di Indo dari 2 hari lalu.” Publik pun makin geram, mengaitkan kabar kaburnya Sahroni dengan ucapannya beberapa hari lalu yang dianggap merendahkan demonstran.

Pada 26 Agustus, Sahroni menyebut orang yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “tolol sedunia”. Ia juga sempat mengaku bersembunyi dan tidak berani menampakkan diri setelah massa mengepung gedung parlemen. Pernyataan itulah yang disebut-sebut menjadi pemicu eskalasi demonstrasi yang kian memanas.

Sebagaimana diketahui, dua aksi besar pada 25 dan 28 Agustus di depan Kompleks Parlemen Senayan berakhir ricuh. Tragedi terbaru menelan korban jiwa: Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob.

Hingga kini, Sahroni belum memberikan klarifikasi resmi. Publik masih menunggu apakah ‘Sultan Priok’ itu akan angkat bicara atau terus bungkam di tengah krisis yang menggerogoti kredibilitas parlemen.***

Pos terkait