Logo ‘Surabaya City of Heroes’ Jadi Identitas Baru Ibu Kota Jawa Timur. Apa Maknanya?

Logo baru 'Surabaya City of Heroes'. | Dok. Pemkot Surabaya
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Surabaya secara resmi meluncurkan identitas visual baru Kota Pahlawan, yaitu logo “Surabaya City of Heroes”. Apa maknanya?

_________

Logo baru ini merupakan hasil seleksi terbuka yang diikuti puluhan pendaftar dari berbagai provinsi, dan karya dari Jaffar Atthoyar terpilih sebagai pemenang. Logo “Surabaya City of Heroes” akan menggantikan logo sebelumnya, “Surabaya Sparkling”.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, dengan logo baru ini, Kota Pahlawan tak terpisahkan dari identitasnya.

Bacaan Lainnya

“Logo baru ini memiliki makna mendalam. Tulisan ‘Surabaya’ yang menyerupai aksara Jawa dengan garis-garis di ujungnya, seperti Hanacaraka, menunjukkan karakter kota yang kental dengan budaya arek dan tidak melupakan sejarahnya. Di bawahnya, terdapat simbol huruf ‘S’ untuk Surabaya, dan di bawahnya lagi tertera City of Heroes,” jelas Eri, Selasa, 3 Juni 2025.

Simbol api berwarna kuning pada logo melambangkan semangat yang terus membara, sebagaimana semangat para pendahulu. Ini menunjukkan bahwa Surabaya akan terus membara dan bergerak maju. Logo baru ini rencananya akan disosialisasikan dan dibagikan ke seluruh wilayah Surabaya.

“Simbol dan logo ini akan kita bagikan ke seluruh wilayah Surabaya. Maka, pembangunan Surabaya adalah hasil dari pergerakan seluruh masyarakat, bukan hanya satu atau dua orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudporapar) Kota Surabaya, Farah Andita Ramdhani, menjelaskan bahwa Pemkot bersama ADGI Chapter Surabaya telah menyelenggarakan lomba sayembara terbuka untuk desainer se-Indonesia sejak April 2025.

“Proses seleksi dimulai dengan pengumpulan portofolio dari banyak desainer. Setelah disaring, terpilihlah tiga finalis terbaik. Ketiga finalis ini kemudian memvisualisasikan logo berdasarkan narasi yang telah dirumuskan. Penjurian akhir dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang kemudian memilih satu pemenang,” jelas Farah.

Pos terkait