Jokowi Laporkan Perkara Ijazah Palsu ke Polda Metro Jaya, Roy Suryo dan Dokter Tifa: Bagus!

Jokowi usai melapor ke Polda Metro Jaya. | SF/Anwar Haris
Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi melaporkan tuduhan ijazah palsu terhadapnya ke Mapolda Metro Jaya. Beberapa pihak yang selama ini mengampanyekan narasi ijazah palsu Jokowi menanggapi positif pelaporan tersebut.

__________

Usai melapor, Jokowi mengatakan jika kasus yang menurutnya fitnah ini sudah terlalu lama bergulir. Dan perkara yang dilaporkannya adalah delik aduan, di mana pihak yang dirugikan harus membuat pengaduan sendiri.

“Kan, delik aduan. Memang saya sendiri harus datang. Kan, dulu masih menjabat, saya pikir sudah selesai. Ternyata masih berlarut-larut. Jadi, lebih baik, sekali lagi, biar menjadi jelas dan gamblang,” kata Jokowi di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 30 April 2025.

Bacaan Lainnya

Jokowi menilai, pada dasarnya kasus ini adalah adalah persoalan ringan. Kendati demikian, kata dia, perlu dilaporkan karena membutuhkan kejelasan.

“Ini sebetulnya masalah ringan, urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi, perlu dibawa ke ranah hukum agar semua jelas dan gamblang ya,” kata dia.

Pelaporan Jokowi itu bakal ditangani Subdit Keamanan Negara (Kemnag) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Namun, pihak terlapor masih dalam tahap diselidiki. Pengusutannya diserahkan langsung ke penyidik.

Dia pun enggan menanggapi mengenai dugaan kepentingan politik dari bergulirnya isu ijazah palsu tersebut.

“Enggak tahu (itu ada kepentingan politik atau tidak)” kataJokowi, sambil tertawa.

Sebelum melapor ke Polda Metro Jaya, Jokowi sempat menggelar pertemuan dengan tim kuasa hukumnya di Jakarta, pada 22 April 2025. Pertemuan itu membahas langkah hukum yang akan diambil terkait narasi ijazah palsu yang menyasarnya.

Salah satu kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, waktu itu mengatakan, pihaknya sudah dalam tahap finalisasi untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil terhadap pihak-pihak yang menyebarkan tudingan ijazah palsu.

“Kami juga sudah hampir rampung di tahap finalisasi sehingga mungkin dalam waktu dekat kami akan mengambil langkah-langkah hukum,” ujar Yakup saat itu.

Kata Yakup, ada empat orang yang diduga menyebarkan narasi ijazah palsu Jokowi. Tapi dia masih enggan mengungkap keempat orang yang bakal dilaporkan Jokowi itu.

Jokowi sendiri sangat irit bicara usai pertemuan tersebut.

Di bagian lain, setelah pertemuan pada 22 April tersebut, Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara Andi Kurniawan melaporkan Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, Tifauzia Tiasumma, dan Rizal Fadillah, terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi ke polisi pada 24 April 2025.

Tanggapan Pihak-pihak yang Narasikan Ijazah Palsu Jokowi

Menanggapi pelaporan ini, mantan Menpora Roy Suryo—yang giat mengampanyekan dugaan ijazah palsu Jokoi— mengatakan, “Tanggapan saya bagus. Jadi, dengan begini nanti seluruh rakyat indonesia bisa menyaksikan bagaimana seorang pelapor harus membuktikan juga bahan-bahan yang dia miliki. Dalam hal ini ijazahnya yang kami duga tidak benar alias palsu.”

Roy menambahkan, dalam prosesnya nanti, dia berharap akan bisa ada uji kebenaran dengan teknologi dan tidak ada kriminalisasi.

Sebelumnya, respons yang nyaris sama dengan Roy Suryo juga terlontar dari  Tifauzia Tiasumma–yang di dunia media sosial, terutama X, kondang dengan nama akun @DokterTifa. Pada 24 April lalu, melalui media sosial X, dia menanggapi pelaporan dirinya oleh Pemuda Patriot Nusantara.

“Saya dilaporkan? BAGUS! Mau saya tagih janji Jokowi, sesumbarnya hanya mau memperlihatkan IJAZAH ASLI di depan pengadilan! Dan saya akan tagih UGM untuk memperlihatkan 34 Dokumen yang katanya mereka miliki yang menjadi penguat Jokowi pernah kuliah di UGM! Biar mulai sekarang UGM sibuk bikin 34 Dokumen tersebut!,” begitu kata Tifa, dikutip dari akun X pribadinya.***

Tangkapan Layar X.

Pos terkait