Cak Imin Sebut Ada Timses Operasi Bagi-Bagi Uang ke Kiai, Said Aqil: Sudah Biasa Itu

 

JAKARTA—Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut satu Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dalam beberapa kesempatan, menyebut bahwa salah satu tim sukses (timses) pasangan calon (paslon) melakukan operasi bagi-bagi uang agar tidak memilih pasangan Anies-Muhaimin atau Amin. Menurut Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj, apa yang dibilang Cak Imini itu sudah biasa. Sudah ada sejak zaman dulu dan tak hanya terjadi di Indonesia.

Cak Imin, ketika mengunjungi Pondok Pesantren Darul Ihsan Abu Krueng Kalee, Siam, Darussalam, Aceh Besar, pada Selasa (5/12/2023), mengatakan jika semua pihak harus waspada karena kompetisi Pilres kali ini sangat keras. Menurut dia, sejumlah kiai yang sudah lama bergerak untuk memenangkannya dan Anies Baswedan akhir-akhir ini didatangi pihak tertentu dan ditawari sejumlah uang agar para kiai itu berpaling. “Yang sudah viral ada ulama, kiai, didatangi uang miliaran,” kata dia, dikutip dari Kompas.com, Selasa (5/12/2023).

Sebelumnya Cak Imin juga pernah melontarkan isu serupa ketika menyambangi petambak di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, pada Jumat, 29 Desember 2023. Ketika itu dia juga menyebut jika ada orang yang membawa uang besar kepada pendukungnya.

Bacaan Lainnya

“Kalau itu bukan kecurangan. Itu namanya money politics, di mana beberapa orang kami didatangi uang besar, kemudian tidak usah membantu mereka, tapi cukup berhenti membantu Amin. Bahkan uangnya dikasih tahu ke kami ya,” kata Cak Imin kepada wartawan kala itu.

Menurut Cak Imin, nominal yang ditawarkan berbeda-beda. Dan menurut dia, cara-cara seperti itu tidak sehat dalam dunia politik Tanah Air. “Cara-cara seperti ini menurut saya tidak sehat, biarkanlah semua bergerak sesuai aspirasi,” katanya.

“Saya baru tahu teorinya seluruh pendukung Amin kalangan NU divakumkan. Enggak dukung yang lain enggak papa, yang penting enggak dukung Amin, gitu cara kerjanya,” katanya.

Cak Imin menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti informasi tesebut. “Kalau itu nanti datanya lengkap (akan ditindaklanjuti), karena beberapa tokoh itu enggak mau melaporkan, hanya memberi data ya. Nanti kita cek. Pastilah kami rencana ngelaporin,” ucapnya.

Pos terkait