64.139 Kendaraan Keluar dari Jakarta, Jumlah Pemudik Natal 2024 Turun 25,9 Persen

Arus Libur Natal
Arus pemudik Natal dan Tahun baru mengalami penurunan sekitar 25 persen. Foto:Dephub
Arus kendaraan keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat mencapai 64.139 unit hingga Selasa, 24 November pukul 14.00 WIB. Data Jasa Marga menunjukkan angka tersebut naik 21,8 persen dibandingkan hari normal, meskipun mengalami penurunan 25,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri Aan Suhanan memantau langsung kondisi tersebut dengan meninjau empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama, Selasa (24/12) malam. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di tengah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Meski masih ramai lancar, kami tetap mengingatkan pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan dan beristirahat di rest area jika merasa lelah,” ujar Dudy seperti dilansir laman Dephub, Rabu (25/12).

Dari total kendaraan yang keluar Jakarta, Gerbang Tol Cikupa mencatat 21.280 kendaraan, naik 3,6% dari hari normal dan meningkat 20,7 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, Gerbang Tol Ciawi melayani 14.579 kendaraan, naik 5,4 persen dibanding hari biasa, meskipun turun 34,8 persen dari tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, lonjakan besar terlihat di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan 14.143 kendaraan keluar, naik 77,8% dari hari normal. Namun, angka tersebut masih lebih rendah 36,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Gerbang Tol Kalihurip Utama juga mencatat 14.137 kendaraan, naik 37,1 persen dari hari biasa, tetapi turun 36,6 persen dari tahun sebelumnya.

Jasa Marga memprediksi puncak arus pergi berikutnya akan terjadi pada 31 Desember 2024, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 1-2 Januari 2025. Menhub Dudy mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari kemacetan pada puncak arus tersebut.

“Lebih baik kembali lebih awal daripada terjebak dalam kepadatan lalu lintas di puncak arus balik,” pesannya.

Tinjauan malam itu juga dihadiri oleh Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Ahmad Yani, Direktur Utama PT Jasa Marga Tollroad Operator Yoga Tri Anggoro, dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti. Pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur dan pengawasan untuk menjamin kelancaran perjalanan selama masa libur panjang ini.***

Pos terkait