Arus kendaraan pemudik yang memasuki Kota Semarang dari arah barat melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung mencapai rata-rata 1.300 kendaraan per jam pada Selasa (17/3/2026) pagi. Data ini menunjukkan peningkatan volume kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Berdasarkan data Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung, jumlah kendaraan yang masuk ke Semarang dari arah barat pada pukul 06.00 hingga 10.00 WIB tercatat sebanyak 5.592 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang menuju ke arah timur pada periode yang sama berjumlah 2.731 unit.
Adapun kendaraan yang masuk GT Kalikangkung dari arah timur selama tiga jam (pukul 06.00-09.00 WIB) rata-rata mencapai 650 kendaraan per jam.
Antisipasi Kepadatan: One Way Lokal Jika Volume Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kepadatan di GT Kalikangkung, yang menjadi pintu gerbang utama arus mudik dari barat menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Timur.
Dalam kondisi normal dengan trafik di bawah 2.000 kendaraan per jam, sistem transaksi di gerbang tol akan berjalan normal dengan petugas berjaga. Namun, jika volume mencapai 3.000 kendaraan per jam, tujuh gardu satelit akan disiapkan dan patroli ditingkatkan.
“Jika terjadi kondisi darurat, ketika jumlah trafik di atas 3.000 kendaraan per jam selama tiga jam berturut-turut dan kecepatan sudah di bawah 20 km/jam, maka disiapkan perlakuan satu arah (one way) lokal,” jelas Kombes Pratama.
Rekayasa one way lokal akan menarik kendaraan dari Km 422 hingga Km 442 Bawen untuk mengurai kepadatan di wilayah Kota Semarang. Kebijakan ini menunggu instruksi dari Direktur Lalu Lintas Polri.
Puncak Arus Mudik Diprediksi Mulai 18 Maret
Polda Jateng memperkirakan puncak arus mudik akan dimulai pada Rabu (18/3/2026). Titik kepadatan diprediksi terjadi di sepanjang ruas tol, mulai dari Km 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 421 ruas Jalan Tol Semarang menuju Solo.





