SURABAYA—-Perkembangan otak atau daya ingat sangat krusial bagi anak-anak. Menurut UCL Health, otak dari balita (1-3 tahun) meningkatkan kemampuan kognitif yang akan berpengaruh pada seberapa cepat ia dapat menafsirkan informasi untuk melakukan tugas-tugas yang kompleks.
Dalam masa perkembangan tersebut, penting bagi orangtua untuk memberi nutrisi terbaik bagi si Kecil. American Academy of Pediatrics Committee on Nutrition merekomendasikan beberapa nutrisi penting untuk perkembangan otak anak, seperti kolin, zat besi, protein, dan masih banyak lagi.
Dilansir dari berbagai sumber, 5 makanan sehat ini baik untuk perkembangan otak anak:
1. Seafood
Makanan laut seperti ikan banyak mengandung nutrisi yang baik untuk perkembangan anak seperti omega-3, protein, zat besi, kolin, dan yodium. Dikutip dari Healthline, sebuah studi menyatakan bahwa anak yang sering mengonsumsi ikan memiliki IQ yang lebih tinggi daripada yang tidak makan ikan.
Namun, ada catatan khusus di sini. Hindari memberi makanan laut yang mengandung banyak merkuri, seperti tuna dan ikan todak. Terlalu banyak merkuri dapat berdampak buruk kepada kemampuan kognitif anak. Pilihlah seafood yang rendah merkuri, antara lain udang, salmon, nila, dan kepiting.
2. Telur
Telur adalah salah satu makanan yang disukai anak kecil. Untungnya, telur memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan daya ingat seperti kolin, vitamin B12, dan protein.
Telah banyak studi yang menyebutkan bahwa kolin adalah nutrisi yang paling penting dalam perkembangan otak. Selain itu, kolin juga mampu melindungi kerusakan syaraf dan meningkatkan kemampuan kognitif pada anak berusia 1.000 hari pertama.
3. Jeruk
Jeruk yang kaya akan vitamin C sangat bagus untuk kesehatan anak. Selain itu, jeruk kaya dengan flavonoid yang dapat meningkatkan kinerja saraf dan aliran darah ke otak dan mengakibatkan meningkatnya fungsi kognitif anak.
Tidak hanya dimakan secara langsung saja, Anda juga dapat memodifikasi menjadi jus jeruk. Menurut Healthline, jus jeruk adalah salah satu sumber flavonoid yang sering dikonsumsi. Cocok untuk anak kecil yang gampang bosan untuk makan buah-buahan.
4. Yoghurt
Memberikan yoghurt kepada si Kecil untuk camilan adalah ide yang baik. Sebab, yoghurt tanpa pemanis mengandung yodium yang dibutuhkan tubuh saat masa-masa perkembangan otak dan kemampuan kognitif.





