BAZNAS menegaskan tidak menggunakan dana zakat untuk menerbitkan buku Islam Ala Prabowo. Buku yang turut dikritik MUI dan Yenny Wahid ini menuai polemik publik.
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut penyadapan Presiden Prabowo Subianto oleh Listyo Sigit cs mengarah pada makar. Mantan presiden pun bisa diperiksa bila terbukti. Simak perkembangan penyidikannya.
Headline
Tag: Yusril Ihza Mahendra
Yusril Tegaskan Perpres 111/2025 Bukan Regulasi tentang LGBTQ, Melainkan Pedoman Pertahanan Negara
Ia menjelaskan, kebijakan pertahanan negara mengelompokkan ancaman menjadi tiga kategori, yakni ancaman militer, ancaman nonmiliter, dan ancaman hibrida.
Gelar Konferensi Internasional, UIN Jakarta Perjuangkan Hak Hukum Kelompok Rentan
FSH UIN Jakarta menggelar ICLJ ke-10 di Malang bersama UIN Malang dan University of Malaya. Konferensi membedah perlindungan hukum bagi kelompok rentan.
Terpidana Mati Kasus Narkoba dari Filipina Dipulangkan, Disebut sebagai Korban Perdagangan Manusia
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan jika Mary Jane tidak dibebaskan, melainkan dipindahkan ke negara asalnya.
Pemerintah Resmi Usulkan RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas
Pemerintah sebenarnya telah mengusulkan RUU Perampasan Aset pada Prolegnas periode sebelumnya, namun pembahasannya terganjal dinamika politik.
Riwayat RUU Perampasan Aset: ‘Alot’ di Parlemen sejak Zaman SBY
RUU ini diinisiasi oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK) pada 2003, mengadopsi The United Nations Convention Againts Corruption (UNCAC).
Beberapa Menteri ‘Pagi-pagi sudah ‘Blunder’, Prediksi Analis Banyak Menteri Medioker di Kabinet Prabowo Terbukti?
Bivitri menilai bahwa satu-satunya alasan kenapa rencana pembentukan kementerian baru dipercepat adalah karena jabatan menteri dibagi-bagikan kepada banyak pihak, sebagai ‘rekrutmen politik’ untuk membuat koalisi besar.
Baru Saja Dilantik, Tiga Menteri Baru Bikin ‘Blunder’, Seskab Teddy Langsung ‘Gercep’
Baru saja dua hari bekerja, beberapa menteri Kabinet Merah-Putih langsung menimbulkan polemik. Mulai dari mengeluarkan pernyataan kontroversial hingga penyalahgunaan surat kementerian. Seskab Teddy Indra Wijaya langsung gerak cepat alias ‘gercep’ keluarkan arahan.
Timnas AMIN-TPN Kompak Minta MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran dan Gelar PSU, Yusril: Tak Akan Dikabulkan
JAKARTA—Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud — baca selengkapnya
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








