Yaman Dilanda Banjir Bandang, 45 Orang Dilaporkan Tewas

Banjir bandang di Yaman mengakibatkan 45 orang tewas, dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal. Foto:SS Arab News

Kantor Dana Kependudukan PBB di Yaman menyatakan bahwa mereka telah mendistribusikan bantuan darurat kepada 6.797 orang di Hodeidah, 3.976 orang di Hajjah, serta 665 orang di Al-Mahweet dan Raymah.

Bantuan tersebut meliputi barang-barang bantuan, uang tunai, makanan tambahan, serta barang-barang non-pangan seperti pakaian. Namun, tantangan besar masih dihadapi, termasuk akses yang sulit ke lokasi-lokasi terdampak akibat kerusakan infrastruktur dan terbatasnya pasokan bantuan.

Di Hodeidah, penduduk menggambarkan hujan deras dan banjir bandang yang melanda desa-desa dan kota-kota sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ali, seorang tentara pemerintah Yaman di Distrik Hays, mengatakan bahwa barikade militer, parit, amunisi, tangki air, dan peralatan lainnya hanyut dalam banjir, bersama dengan pohon-pohon mangga dan pisang.

Bacaan Lainnya

“Kami belum pernah menyaksikan hujan lebat dan banjir dalam skala sebesar ini dalam 20 tahun terakhir,” ujar Ali. Ia juga menambahkan bahwa banjir tersebut telah menemukan ranjau darat yang ditanam oleh kelompok Houthi.

Kerusakan parah akibat banjir ini mendorong pemerintah Yaman yang diakui secara internasional untuk meminta bantuan mendesak dari para donor asing. Kementerian Perencanaan dan Kerjasama Internasional Yaman menyatakan bahwa situasi yang gawat ini memerlukan tindakan segera untuk mengatasi konsekuensi banjir dan meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak.

Mereka juga menyerukan perlunya upaya pengeringan banjir di lokasi-lokasi yang paling parah terdampak.*

Pos terkait