Terkait isu pertama, kata Ulil, itu adalah konsep yang sengaja dibuat secara spesifik untuk memberikan panduan kepada warga NU dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024—baik pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres).
Soal panduan ini sebelumnya telah dibahas oleh Rais Syuriyah PBNU rapat khusus di Hotel Acacia Jakarta, pada Senin, 11 September 2023 pekan lalu. Menurut Katib ‘Aam PBNU KH. Akhmad Said Asrori, para ulama syuriyah telah membahas sembilan poin pedoman politik warga NU, ditambah dengan panduan memilih pemimpin. Ada sembilan kriteria pemimpin yang dijadikan sebagai panduan masyarakat, termasuk warga NU, dalam memilih pemimpin.
“Mohon menambahkan kriteria pemimpin itu, sehingga jadi pedoman sekaligus pelajaran memilih pemimpin. Tidak hanya presiden, tetapi legislatif dan yudikatif, bahkan kepala desa. Tambahan saya untuk masukan rekomendasi. Ini jadi perbincangan warga kita. Semoga masuk dan jadi perhatian warga NU,” jelas Kiai Said Asrori, Senin, 11 September 2023.
*Foto: Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers di kantor PBNU, Jumat, 15 September 2023. (Dok. PBNU)





