Wajah Baru Museum Surabaya: Jelajahi Sejarah Kota Pahlawan dari Era Hindia Belanda hingga Kekinian

Museum Surabaya hadir dengan wajah baru. Rencananya, museum Surabaya ini dibuka pada akhir Juli 2024. Foto:IST

“Kebanggaan kita adalah ketika Ir. Soekarno lahir di Kota Surabaya. Maka saya ingin patung Ir. Soekarno lebih besar, patung beliau ketika berdiri. Kisah tentang kelahiran, bersekolah, indekos di rumah HOS Tjokroaminoto, hasil perjuangan beliau munculah perubahan-perubahan hingga munculah Wali Kota terbaru,” terangnya.

Dengan demikian, para pengunjung yang datang ke Museum Surabaya dapat mengetahui bentuk dan tata kelola Kota Pahlawan. Menurut Eri, kebijakan dan pembangunan yang dibuat oleh setiap Wali Kota haruslah berkelanjutan.

“Jadi tahu setiap era kepemimpinan Wali Kota ini membangun ini, lalu Wali Kota ini membangun ini. Karena karakter setiap Wali Kota berbeda-beda,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada pula kisah tentang musisi-musisi yang membesarkan nama Kota Surabaya, seperti Gombloh hingga musisi terkenal di era saat ini. Pada bagian sosio dan budaya, museum ini memperkenalkan seniman kesenian Ludruk, yakni Kartolo.

“Jadi ketika anak-anak Surabaya masuk ke museum ini mereka punya semangat untuk membawa nama Surabaya ke tingkat nasional dan dunia. Sehingga nama-nama yang bisa menembus dunia akan terpatri di sini. Ketika ada nama baru akan terus bertambah,” jelasnya.

Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa Museum Surabaya masih memerlukan sedikit perbaikan dan penambahan. Ia pun meminta jajaran Pemkot Surabaya untuk melakukan rapat koordinasi mengenai hasil masukan dan evaluasi setelah mengelilingi Museum Surabaya.

“Karena ada masukan untuk menambahkan speaker tapi kalau berbenturan dengan ruang sebelah bagaimana? Ini akan kita atur, kita rapatkan lagi perbaikannya, semoga akhir Juli bisa beroperasi. Museum ini akan buka dari pagi sampai malam,” pungkasnya.

Pos terkait