UMKM Surabaya Bisa Jualan Gratis di Area Parkir Toko Modern

Wali Kota Surabaya sidak di salah satu toko modern di Surabaya. Kini, UMKM boleh jualan gratis di pelataran toko modern Kota Pahlawan. | Kontributor Samudrafakta
Pemkot Surabaya izinkan UMKM jualan gratis di area parkir toko modern. Biaya listrik ditanggung pemerintah, tempat diprioritaskan untuk warga berpenghasilan rendah.

__________

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengizinkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan area parkir toko modern sebagai tempat berdagang tanpa dikenai biaya sewa. 

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 116/2023 dan Peraturan Daerah Nomor 1/2023 tentang Perdagangan dan Perindustrian.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan langkah ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mengurangi kemiskinan di Kota Pahlawan. 

“Toko modern bisa memberi ruang bagi penjual soto, es degan, atau pelaku UMKM lain yang menjajakan produk buatannya sendiri, bukan waralaba,” ujar Eri, Jumat, 20 Juni 2025.

Perwali tersebut mengatur bahwa pengelola toko modern dapat menyediakan sebagian area parkir untuk dijadikan lokasi usaha UMKM, tanpa pungutan sewa. Namun, pelaku usaha yang mendapatkan tempat harus terlebih dulu terdaftar di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Untuk menjamin keadilan, Eri menegaskan bahwa proses seleksi UMKM akan dilakukan melalui mekanisme undian yang diawasi oleh kelurahan dan pengelola toko. “Kalau tidak melalui kelurahan, nanti semua akan minta masuk, jadi harus fair,” ujarnya.

Biaya listrik dan air bagi para pedagang akan ditanggung oleh Pemkot Surabaya, sementara pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab pihak toko modern.

Eri menegaskan, kebijakan ini dikhususkan untuk pelaku UMKM dengan penghasilan terbatas, bukan untuk pelaku usaha franchise. Menurutnya, kebijakan ini ditujukan agar masyarakat dengan ekonomi lemah mendapat ruang usaha dan kesempatan meningkatkan kesejahteraan.

“Tempatnya terbatas, jadi nanti kita pilih yang paling membutuhkan. Pemkot dan toko modern akan hadir untuk mengurangi kemiskinan,” kata Eri.***

Pos terkait