Tanah Bergerak Mengintai: 860 Rumah di Tegal Rusak, Pakar ITS Ungkap Tanda Awal dan Solusi Mitigasi

Tanah Bergerak
Salah satu tanda terjadinya rayapan tanah adalah munculnya pohon yang tumbuh tidak normal. - Info grafis Humas ITS

Retakan yang muncul menjadi jalur masuk air hujan, meningkatkan beban tanah, mengurangi daya ikat, dan memicu pergerakan.

Ia menegaskan bahwa tanah bergerak tidak terjadi secara tiba-tiba. Tanda-tanda awal dapat dikenali, seperti retakan di tanah atau dinding bangunan, pintu dan jendela sulit dibuka, serta pohon dan tiang listrik yang tampak miring.

“Masyarakat di kawasan rawan perlu segera melaporkan tanda-tanda tersebut kepada pihak berwenang seperti kelurahan, BPBD, Dinas PUPR, atau Dinas ESDM agar dapat segera dilakukan langkah mitigasi,” imbuh dosen Departemen Teknik Geofisika ITS ini.

Bacaan Lainnya
Mitigasi dan Relokasi

Langkah mitigasi dan relokasi menjadi opsi penting ketika kerusakan semakin parah dan keselamatan warga terancam. Selain itu, edukasi kebencanaan, penguatan tata ruang berbasis risiko, serta rehabilitasi kawasan hutan menjadi kunci untuk mengurangi potensi bencana di masa mendatang.

Tanah bergerak bukan sekadar fenomena alam musiman. Di tengah perubahan iklim dan tekanan pembangunan, ancaman ini berpotensi meningkat apabila tata ruang dan konservasi lingkungan tidak menjadi prioritas bersama.***

Pos terkait