Kulit Durian: Antioksidan dan Nutrisi Tambahan
Tak hanya berhenti di buah dan biji, kulit durian pun tak ketinggalan juga bisa mendatangkan manfaat.
Sebagaimana diungkap oleh A. Yusof dalam artikel Extraction and characterization of antioxidant from the extract of Durian (Durio zibethinus Murr.), yang dimuat dalam International Journal of Food Science & Technology (2009), halaman 2055-2061, kulit durian disebut mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas.
Selain itu, menurut Yusof, dalam kulit durian juga ada kandungan serat yang dapat membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
Sementara itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ekstrak kulit durian dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Tak hanya berguna bagi tubuh, sampah kulit durian juga bisa mendatangkan manfaat bagi lingkungan. Beberapa penelitian yang telah dilakukan di beberapa kampus di Indonesia telah memverifikasi bahwa sampah kulit durian bisa diolah menjadi sumber bioetanol untuk mendukung program green energy atau energi hijau yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Indonesia.
Itulah dia fakta-fakta kandung si raja buah. Bukan hanya sekadar lezat buahnya, tetapi juga menjadi sumber nutrisi yang luar biasa dalam setiap bagiannya, termasuk kulit dan bijinya.
Dengan memahami manfaat dari setiap komponen durian ini, kita dapat lebih memanfaatkannya secara maksimal untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan tubuh. Meskipun pendapat tentang aroma durian mungkin bervariasi, manfaat kesehatannya—baik bagi tubuh maupun lingkungan—tetap menjadi nilai tambah yang signifikan.
Jadi, mari nikmati kelezatan durian sambil menghargai kontribusinya bagi kesehatan kita.◼︎





