Malaysia Ancang-ancang Jadikan Durian Buah Nasional, Indonesia Tanggapi dengan Data Produksi

Buah durian.
Malaysia mengajukan durian sebagai buah nasional negara itu. Di sisi lain, Indonesia menilai punya dasar lebih kuat untuk mengakui durian, jika dilihat secara produksi dan varietas.

Malaysia sedang mempertimbangkan durian sebagai buah nasional. Pertimbangan itu muncul setelah negara tersebut menerima usulan resmi dari Durian Manufacturer Association (DMA). Organisasi produsen durian itu menilai, si buah berduri bukan hanya komoditas bagi Malaysia, tetapi juga identitas nasional.

Dilansir The Straits Times, Senin (10/11/2025), Presiden DMA Eric Chan mengatakan durian punya tempat khusus dalam kehidupan warganya.

“Setiap orang Malaysia, tanpa memandang latar belakang mereka, memiliki kisah tentang durian, sebuah kenangan, sebuah tradisi. Inilah satu hal yang mempersatukan kita semua,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Malaysia mengonfirmasi usulan itu telah masuk. Direktur Jenderal Departemen Pertanian Malaysia Nor Sam Alwi menjelaskan bahwa penetapan durian sebagai buah nasional membutuhkan proses yang panjang.

“Keputusan untuk menobatkan sebuah buah sebagai buah nasional harus melalui pertimbangan menyeluruh oleh berbagai lembaga pemerintah,” kata Nor Sam.

Ia menyebut kajiannya meliputi dampak sosial ekonomi, nilai ekspor, warisan budaya, penerimaan publik, dan kontribusi durian terhadap sektor pertanian. “Saat ini, kementerian sedang meninjau usulan ini bersama departemen dan lembaga terkait untuk memastikan keputusan yang diambil dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh,” tambahnya.

Indonesia Menanggapi: Produksi Kita Lebih Unggul

Di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan merespons perkembangan tersebut. Ia menilai Indonesia memiliki dasar yang lebih kuat untuk menjadikan durian sebagai buah nasional.

“Indonesia memproduksi hampir 2 juta ton durian pada 2024 menurut BPS. Angka ini jauh di atas Malaysia. Dengan fakta ini, saya kira Durian adalah Buah Nasional Indonesia,” ujar Zulhas, Ahad (16/11/2025).

Data Badan Pusat Statistik mencatat produksi durian Indonesia pada 2024 mencapai 1,96 juta ton, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sentra utamanya berada di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sejumlah laporan regional menyebut produksi Malaysia jauh lebih kecil, meski mereka dominan dalam ekspor varietas premium seperti Musang King, Black Thorn, dan D24.

Keunggulan Varietas dan Warisan Genetik

Zulhas juga menekankan keunggulan Indonesia dari sisi keragaman spesies. Mengacu data BRIN, Indonesia memiliki 21 dari 27 spesies durian yang dikenal di dunia, sementara hingga 2024 terdapat 114 varietas unggul baru yang telah terdaftar.

“Kalau bicara simbol nasional, ya harus berdiri di atas data dan realitas. Durian Nusantara itu kekuatan kita di Asia,” kata Zulhas.

Pemerintah, lanjutnya, akan mendorong branding “Durian Nusantara”, memperkuat standar produksi, dan meningkatkan ekspor olahan durian ke pasar global.***

Pos terkait