Modernitas bukan monopoli Barat. Jauh sebelum mesin uap Inggris, empu Nusantara sudah menempa logam dengan sains dan spiritualitas yang menyatu.
Tag: Sejarah
Waktunya Timur Merebut Kembali Narasinya
Sudah terlalu lama Timur dilihat lewat mata Barat. Kini saatnya kita menulis sejarah sendiri — merebut narasi, menghidupkan kembali cahaya peradaban dari Timur.
Stop Jadi Figuran, Timur Harus Menulis Ulang Dirinya Sendiri
Di era algoritma, penjajahan belum berakhir. Timur masih ditulis oleh narasi Barat. Kini saatnya menulis ulang diri sendiri—melawan orientalisme digital dengan karya dan gagasan.
Berhentilah Melihat Diri Kita Lewat Kacamata Barat!
Peradaban sains dan logika pernah berkembang di Baghdad, Bukhara, Taxila, hingga Jawa jauh sebelum Renaisans.
Apa Pesan yang Ingin Disampaikan oleh Lukisan Raksasa Nazca Lines di Peru?
Misteri tetap tersisa. Namun, dengan kutipan dari peneliti seperti Sakai, dukungan data AI, dan peringatan kerusakan ekologis, kita semakin dekat membaca pesan masa lalu yang tersembunyi.
Hari Pramuka: Jejak Panjang Gerakan Kepanduan di Indonesia
Menurut Munafsih dalam Ensiklopedia Pramuka Indonesia, Pramuka—singkatan dari Praja Muda Karana—berarti warga negara muda yang berkarya.
Rempah-Rempah: Komoditas Kecil yang Menggerakkan Roda Sejarah Kapitalisme Dunia
Rempah menjadi poros yang memutar roda ekonomi global dan memetakan ulang peta kekuasaan dunia.
Sejarawan Sunda Enang Rokajat: Perang Bubat Tak Masuk Akal, Sejarah Harus Pakai Logika
Enang mengkritik sumber utama kisah Perang Bubat: Kitab Pararaton dan Carita Parahyangan. Menurutnya, Pararaton ditulis tahun 1535, atau 178 tahun setelah peristiwa yang dikisahkan.
Kontroversi Buku Sejarah Baru: ‘Tone Positif’ atau Pemutihan Sejarah?
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menggulirkan wacana penulisan ulang sejarah nasional Indonesia ditulis dengan “tone positif”, dengan alasan untuk mempersatukan bangsa, bukan mencari-cari kesalahan.
Fadli Zon Menulis Ulang Sejarah Indonesia: Bagian Mana Saja yang Dikoreksi dan Apa Urgensinya?
Fadli Zon mengeklaim bahwa proyek ini dikerjakan untuk memperkuat identitas nasional dan kebanggaan generasi muda. Dan itu, menurut dia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









