Nusron Wahid dua kali tidak memenuhi panggilan KPK, lalu hadir di Sidang Kabinet Paripurna. Ia sudah di Indonesia sejak 17 Oktober.
Tag: Kementerian ATR/BPN
KPK Bantah Nusron Dijemput Paksa, Pemanggilan Ulang Dikaji
KPK membantah video Nusron Wahid dijemput paksa. Penyidik masih mengkaji pemanggilan ulang sebagai saksi perkara dugaan suap HGB Summarecon.
Bahlil Serahkan Kasus Nusron ke Hukum Usai Dua Kali Mangkir KPK
Ketum Partai Golkar Bahlil serahkan kasus Menteri Nusron Wahid ke proses hukum setelah dua kali mangkir panggilan KPK. MAKI desak penjemputan paksa.
KPK Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias, Disebut Terkait Muktamar NU
KPK sita Rp250 juta yang dikembalikan PCNU Nias, diduga terkait politik uang Muktamar NU dan kasus ATR/BPN. Status uang menunggu hasil analisis penyidik.
MAKI Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Mangkir Panggilan KPK
MAKI menduga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid bepergian ke Malaysia setelah dua kali mangkir panggilan KPK. Pakar TPPU mendesak langkah pencegahan dan jemput paksa.
Diperiksa Hari Ini, KPK Tagih Janji Nusron Soal Suap HGB
Ketua KPK Setyo Budiyanto menagih janji Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk kooperatif menghadiri pemeriksaan kasus suap HGB Summarecon pada Kamis (15/10).
Suap Lahan Bogor, KPK Panggil Nusron Wahid Pekan Ini
KPK memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait kasus suap pengurusan lahan HGB. Kasus ini turut menyeret sindikat lingkaran bayangannya.
KPK Geledah BPN Mojokerto, Menguak Jejak Istri Tersangka Dirjen Lampri
KPK menggeledah BPN Mojokerto dan menyita amplop uang. Penindakan ini mengungkap sosok Kepala BPN Yetty Nurbuati, istri dari tersangka Dirjen PPTR Lampri.
Gus Ipul Menyiapkan Somasi Penyebar Isu Dana Muktamar
Gus Ipul membantah tudingan Rp480 miliar mengalir ke Muktamar NU dan menyiapkan somasi — di tengah bayang-bayang OTT KPK di Kementerian ATR/BPN yang menyeret nama orang dekat Nusron Wahid.
Reforma Agraria Menunggu 13 Aturan Turunan
UU Reforma Agraria membutuhkan 13 aturan turunan. Batas kepemilikan tanah, mekanisme konflik, dan struktur lembaga di bawah Presiden belum operasional.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









