MKD DPR menjatuhkan sanksi etik: Ahmad Sahroni diskors 6 bulan, Nafa Urbach 3 bulan, Eko Patrio 4 bulan. Adies Kadir dan Uya Kuya dinyatakan tidak bersalah.
Perlu Dibaca
Tag: Ahmad Sahroni
32 Barang Milik Ahmad Sahroni yang Dijarah Dikembalikan Warga ke Polisi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Suhahar, menyampaikan bahwa barang-barang tersebut diserahkan warga secara sukarela.
Anggota DPR Dinonaktifkan? Pengamat: Hanya Drama, Tak Ada Dasar Hukumnya
Tidak ada istilah nonaktif dalam UU. Yang ada hanya pergantian antar waktu (PAW).
Prabowo Kumpulkan Ketua Parpol di Istana, Umumkan Pencabutan Tunjangan DPR, Wapres Gibran Tak Tampak
Kepala negara menegaskan pemerintah tetap menghormati kebebasan berpendapat.
Gelombang Pencopotan Figur Publik di Senayan: Sahroni, Nafa, Eko Patrio, dan Uya Kuya Dinonaktifkan
Bagi sebagian publik, langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa partai politik mulai mendengar amarah rakyat. Namun bagi sebagian lain, ini justru dianggap sebagai manuver politik yang terlambat, karena citra DPR sudah lebih dulu terpuruk.
Pejabat Diingatkan Jangan Sombong, Sultan HB X Tegaskan Pentingnya Empan Papan
Rusuh di mana-mana. Penjarahan rumah pejabat makin brutal seperti 1998.
Ledakan Kesenjangan Sosial dan Amuk 30 Agustus
Kata “amuk” lahir dari pengalaman bangsa ini berabad-abad silam, lalu diserap bahasa-bahasa dunia. Kini, ia kembali mengetuk pintu kita sebagai peringatan keras. Jika penguasa dan DPR tidak segera menutup jurang kesenjangan, jangan salahkan rakyat bila amarah mereka kembali mencari simbol-simbol baru untuk dilumat
Rumah Politikus dan Selebritis Dijarah, Simbol Ledakan Amarah Publik
Gelombang amarah rakyat pecah di penghujung Agustus. Kritik terhadap gaya hidup dan ucapan wakil rakyat yang dianggap pongah berubah jadi aksi massa.
Ahmad Sahroni Tersorot Publik: ‘Sultan Priok’ Disebut Kabur ke Singapura di Tengah Panasnya Demo
Pada 26 Agustus, Sahroni menyebut orang yang menyerukan pembubaran DPR sebagai “tolol sedunia”.
Sahroni Dicopot dari Kursi Wakil Ketua Komisi III, NasDem: “Hanya Rotasi Biasa”
Pencopotan Sahroni barangkali tak bisa dilepaskan dari rentetan ucapannya yang belakangan menuai kritik.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








