Rute Melintasi Situs Bersejarah
Surabaya Marathon 2026 mengusung konsep City Run yang menggabungkan olahraga dengan wisata sejarah. Sepanjang rute, peserta akan melintasi lebih dari 10 situs bersejarah dan ikon legendaris Kota Surabaya, seperti Balai Pemuda, Balai Kota Surabaya, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Kawasan Kota Lama, hingga Bundaran Hotel Majapahit.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Surabaya ini adalah Kota Pejuang. Lewat rute ini, wisatawan dan pelari bisa berolahraga sekaligus mengenal situs-situs sejarah kita,” ujar Eri.
Pemkot Surabaya bersama APPBI Jatim dan Polrestabes Surabaya saat ini juga tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Sebanyak 11 hingga 12 ruas jalan direncanakan akan disterilkan atau dilakukan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan lomba.
Target 10.000 Peserta dan Hadiah Rp800 Juta
Ketua APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi, optimistis target 10.000 peserta dapat tercapai. Pada penyelenggaraan terakhir tahun 2019, jumlah peserta tercatat mencapai 5.200 orang.
Selain menghadirkan rute yang eksotis, panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp800 juta.
“Rute tahun ini dirancang sedemikian rupa agar para peserta dapat menikmati keindahan estetika dan bangunan bersejarah di Kota Surabaya, mulai dari kategori Fun Run hingga Full Marathon,” kata Sutandi.
Surabaya Marathon 2026 menyediakan empat kategori lomba, yakni 5K, 10K, Half Marathon (21K), dan Full Marathon (42K). Batas usia minimal peserta kategori 5K adalah 13 tahun, sedangkan kategori lainnya minimal berusia 17 tahun.
Panitia juga memastikan kesiapan tim medis internal dan eksternal yang akan disiagakan di berbagai titik rute untuk mengantisipasi kondisi darurat para pelari.
“Tim medis akan berkolaborasi penuh dengan Pemkot Surabaya dan disiagakan di berbagai titik rute demi mengantisipasi serta merespons cepat kondisi darurat para pelari di lapangan,” ujar Sutandi.***





