Bidik 250 Emas Porprov 2027, Surabaya Perketat Seleksi di Piala Wali Kota

Porprov Jatim 2027
Gelaran Piala Wali Kota Surabaya 2026. DISKOMINFO SURABAYA
Pemerintah Kota Surabaya meningkatkan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan hingga 40 cabor guna menjaring ribuan talenta muda untuk skuad utama kontingen Jawa Timur.

Kota Surabaya resmi tancap gas dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur Tahun 2027. Kesiapan ini diwujudkan melalui gelaran Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang dirancang sebagai “kawah candradimuka” bagi para atlet berprestasi. Perhelatan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Turnamen ini sekaligus menjadi ajang talent scouting masif dengan melibatkan puluhan cabang olahraga (cabor). Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Surabaya, Indriatno Heryawan, menyatakan bahwa ajang ini bertujuan menjaring bibit unggul mulai dari tingkat junior hingga senior dengan kondisi fisik yang telah teruji.

“Dari beberapa pertandingan yang sudah berlangsung, terlihat cukup meriah antusiasme. Terutama para atlet mulai dari tingkat junior hingga senior cukup bagus. Contohnya seperti Muaythai yang berlangsung selama 3 hari, mereka tetap fit sampai akhir,” ujar Indriatno, Minggu (3/5/2026).

Bacaan Lainnya
Kolaborasi Strategis dan Target Ambisius

Dalam pelaksanaannya, Disbudporapar bersinergi secara intensif dengan KONI Surabaya untuk melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan atlet. Kerja sama ini penting untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan, yang kini mencakup sekitar 40 cabor, berjalan sesuai ekspektasi dan standar profesional.

Surabaya memasang target tinggi dengan perolehan 250 medali emas pada Porprov Jatim 2027 mendatang. Angka ini mencerminkan peningkatan kepercayaan diri kota yang selama ini konsisten menjadi juara umum dan tulang punggung Jawa Timur di kancah nasional. Persiapan matang dari sisi fisik, mental, maupun pengalaman bertanding menjadi kunci untuk mencapai angka kemenangan seratus persen dari proyeksi yang ditetapkan.

Prioritas Puslatcab dan Seleksi Berjenjang

Ketua Umum KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom, menilai bahwa kualitas atlet di lapangan telah memenuhi harapan tim pemantau. Menurutnya, banyaknya kompetisi adalah kunci lahirnya bakat-bakat baru yang kompetitif. Atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang ini akan mendapatkan prioritas utama untuk masuk ke dalam Pemusatan Latihan Cabang (Puslatcab).

Selain Piala Wali Kota, KONI juga memanfaatkan ajang lain seperti Kejurprov dan Kejurnas untuk memastikan komposisi skuad terbaik. Dengan sistem seleksi yang ketat dan berjenjang, Surabaya optimistis dapat mempertahankan predikat juara umum sekaligus mencetak rekor baru dalam sejarah perolehan medali di Jawa Timur.***

Pos terkait