Kurangnya pelepasan uap air ini memicu risiko kekeringan yang lebih parah serta memicu cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Perubahan komposisi vegetasi hutan juga mengancam kelangsungan hidup satwa di dalamnya.
Meski ancaman kepunahan vegetasi mengintai, para ahli mencatat masih ada ruang bagi sebagian tanaman untuk beradaptasi. Spesies pohon yang memiliki ketahanan panas lebih tinggi berpotensi menggantikan jenis yang mati.
”Di dalam hutan yang sama, jenis pohon yang lebih tahan panas mungkin bisa beradaptasi dan akhirnya menggantikan jenis pohon lain yang punah,” jelas Grossiord.***





