Sorgum Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan Masa Depan, Alternatif Pengganti Beras

Tanaman Sorgum (Istana UMKM POM)
Sorgum, tanaman yang mirip jagung, termasuk kategori tanaman padi-padian yang diambil bijinya, punya potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Koordinator Komunitas Petani Sorgum Organik, Hari Wiryawan, menjelaskan jika sorgum dapat dikonsumsi oleh manusia maupun hewan ternak.

“Sorgum mengandung protein dan mineral tinggi, dengan kadar gula yang rendah sehingga aman bagi penderita diabetes,” kata Hari, dalam  dialog interaktif RRI Menyapa Jumat, 7 Februari 2025.

Hari menambahkan, sorgum memiliki berbagai keunggulan dibandingkan tanaman pangan lainnya. “Selain bergizi tinggi, sorgum juga dapat menjadi alternatif pengganti nasi bagi penderita diabetes karena tidak meningkatkan kadar gula dalam darah,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Hari juga menjelaskan bahwa cara menanam sorgum hampir sama dengan jagung. Tanaman ini tahan terhadap kondisi kering dan bisa ditanam di lahan tadah hujan. Musim kemarau bukan menjadi kendala karena sorgum tetap dapat tumbuh dengan baik meski tanpa pengairan irigasi.

“Bahkan, tanaman ini dapat dipanen beberapa kali tanpa perlu ditanam ulang. Selain bijinya yang bernilai tinggi sebagai pangan manusia, batang dan daunnya juga dapat digunakan sebagai pakan ternak dengan menanam sorgum. Petani tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dapat menyediakan pakan untuk ayam, kambing, dan sapi secara berkelanjutan,” Hari menjelaskan.

Sebelumnya, bertepatan dengan Peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober 2024 lalu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Tepat Guna (PRTTG) memromosikan sorgum sebagai bahan pangan alternatif masa depan, melalui Webinar Nasional TTG dengan tema “Inovasi Teknologi Tepat Guna dalam Pengolahan Sorgum untuk Mendorong Kemandirian Pangan, Rabu, 16 Oktober 2024.

Kepala PRTTG BRIN Achmat Sarifudin menjelaskan bahwa sorgum memiliki produktivitas yang tinggi. Dari biji hingga batangnya bisa diolah menjadi sumber makanan—seperti beras atau bubur sorgum, aneka kue, pasta, pemanis berupa gula semut atau cair, hingga menjadi alternatif bahan bakar yaitu etanol.***

Pos terkait