Sepekan Emas Mengilap, Antam Cetak Rekor Rp3,26 Juta

Harga emas Antam menutup pekan 13 Februari 2026 di rekor Rp3,26 juta per gram, terdorong sentimen global dan lonjakan permintaan ritel.
Harga emas Antam melonjak 8–14 Februari dan tutup di Rp3,26 juta per gram.

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menutup pekan kedua Februari dengan rekor baru. Pada Jumat (13/2/2026), harga resmi berada di Rp3.260.000 per gram.

Kenaikan terjadi bertahap sejak akhir pekan sebelumnya. Dalam lima hari perdagangan, harga bergerak naik sebelum melonjak tajam di dua sesi terakhir.

Reli ini berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Investor kembali memburu aset lindung nilai.

Bacaan Lainnya
Akhir Pekan (8–9 Februari): Bertahan di Atas Rp3,1 Juta

Pada Sabtu–Minggu (8–9/2/2026), harga emas Antam bertahan di atas Rp3,10 juta per gram. Pergerakan relatif stabil dengan kecenderungan menguat tipis.

Pasar domestik mencermati dinamika global menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat. Permintaan ritel untuk pecahan 0,5 gram dan 1 gram terpantau konsisten.

Belum ada lonjakan signifikan. Namun fondasi kenaikan mulai terbentuk.

Senin (10 Februari): Arah Mulai Menguat

Memasuki awal pekan, harga bergerak di kisaran Rp3,15–Rp3,18 juta per gram.

Kekhawatiran terhadap inflasi global dan tensi geopolitik di Timur Tengah mendorong investor meningkatkan pembelian emas.

Pergerakan masih terkendali. Tetapi arah tren sudah jelas: naik.

Selasa (11 Februari): Dekati Rp3,20 Juta

Pada Selasa (11/2/2026), harga mendekati Rp3,20 juta per gram.

Permintaan safe haven di pasar global meningkat. Sebagian investor mengalihkan portofolio dari saham ke logam mulia.

Harga emas dunia menguat dan memberikan efek rambatan ke pasar domestik. Sentimen global mulai dominan.

Rabu (12 Februari): Akselerasi ke Rp3,22 Juta

Rabu (12/2/2026) menjadi titik akselerasi. Harga menembus kisaran Rp3,22 juta per gram.

Pasar global menanti rilis data inflasi AS yang menjadi acuan arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Ekspektasi bahwa bank sentral akan lebih berhati-hati memicu pelemahan dolar AS. Secara historis, pelemahan dolar berkorelasi positif terhadap harga emas.

Momentum penguatan menguat.

Kamis (13 Februari – Sesi Pagi): Menuju Rekor

Pada sesi pagi Kamis, harga kembali naik mengikuti penguatan emas global.

Pos terkait