Harga emas Antam mencatatkan koreksi tajam pada perdagangan Selasa (3/2/2026) dengan penurunan drastis, hingga menyentuh level Rp 2.844.000 per gram. Penurunan tajam ini menjadi momen krusial: saatnya memborong atau justru sinyal waspada bagi investor jangka pendek?
Harga emas hari ini, Selasa (3/2/2026) mengalami koreksi tajam menyusul aksi jual masif yang melanda pasar logam mulia global. Setelah sempat menyentuh rekor tertinggi pada akhir Januari, banderol emas kini mengalami “terjun bebas”.
Penyebab Anjlok
Turunnya harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, nilai tukar mata uang, hingga pergerakan pasar keuangan internasional.
Berikut ini beberapa alasanya:
- Kebijakan Trump: Ketidakpastian arah kebijakan fiskal dan ancaman tarif perdagangan global membuat investor beralih ke emas sebagai aset aman.
- Geopolitik: Konflik di Ukraina, Gaza, serta ketegangan AS dengan negara lain (termasuk isu Greenland) memicu kekhawatiran pasar.
- Akumulasi Bank Sentral: Banyak negara mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan memperkuat cadangan devisa melalui emas untuk menghindari risiko penyitaan aset.
- Efek Kevin Warsh: Kabar pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed meredakan spekulasi inflasi ekstrem, sehingga sempat memicu koreksi harga emas.
Harga Emas Hari Ini
Merespons anjloknya harga global, PT Aneka Tambang Tbk atau Antam menurunkan harga emas batangannya secara drastis pada perdagangan hari ini. Harga emas turun tajam Rp 183.000 menjadi Rp 2.844.000 per gram dari sebelumnya Rp 3.027.000.
Sementara itu, harga buyback atau harga yang didapat jika pemilik emas ingin menjual kembali emas batangannya ke Antam berada di level Rp 2.722.000 per gram. Angka ini juga mengalami penurunan besar selaras dengan harga jualnya.
Mengutip dari laman logammulia.com, cetakan emas terkecil ukuran 0,5 gram hari ini dijual seharga Rp 1.472.000. Untuk satuan 5 gram dihargai Rp 13.995.000, sedangkan ukuran 10 gram dibanderol Rp 27.935.000. Untuk ukuran besar seperti 50 gram, harga saat ini berada di Rp 139.345.000.
Harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sesuai dengan PMK No 34/PMK 10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%.
Adapun perincian harga pecahan emas batangan Antam hari ini: Emas 0,5 gram: Rp 1.472.000, Emas 1 gram: Rp 2.844.000, Emas 2 gram: Rp 5.628.000, Emas 3 gram: Rp 8.417.000, Emas 5 gram: Rp 13.995.000, Emas 10 gram: Rp 27.935.000, Emas 25 gram: Rp 69.712.000, Emas 50 gram: Rp 139.345.000, Emas 100 gram: Rp 278.612.000, Emas 250 gram: Rp 696.265.000, Emas 500 gram: Rp 1.392.320.000, Emas 1.000 gram: Rp 2.784.600.000
Beli Sekarang atau Tunggu?
Meski mengalami penurunan, minat masyarakat terhadap investasi emas tetap stabil karena dianggap memiliki nilai lindung yang sangat kuat terhadap inflasi jangka panjang. Banyak investor justru memanfaatkan momen penurunan harga ini untuk menambah portofolio emas mereka sebelum harga kembali melonjak ke level tertinggi.
Jika tujuan investasi Anda adalah jangka panjang, turunnya harga emas justru dapat menjadi peluang yang menarik untuk membeli. Saat kondisi ekonomi global tidak menentu atau inflasi meningkat, emas sering dijadikan instrumen lindung nilai (safe haven) oleh investor untuk melindungi daya beli uang mereka.
Sebaliknya, bagi investor yang berorientasi jangka pendek, penurunan harga emas perlu disikapi dengan lebih hati-hati. Disarankan untuk memperhatikan tren harga, momentum pasar, serta menentukan target beli dan jual secara jelas.
Bagi masyarakat yang baru ingin memulai investasi atau memiliki keterbatasan modal, menabung emas bisa menjadi alternatif yang praktis dan terjangkau. Dengan nominal kecil dan pembelian yang dilakukan secara rutin, investasi emas dapat dijalankan secara bertahap tanpa membebani keuangan. Selain itu, kebiasaan menabung emas juga membantu membangun disiplin finansial dan perencanaan keuangan yang lebih baik di masa depan. ***





