Serangan Iran tersebut dimaksudkan sebagai balas dendam atas serangan Israel ke Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, 1 April lalu. Serangan di Damaskus itu telah menewaskan dua jenderal Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat menyatakan hendak membalas serangan yang dilancarkan Iran. Sebagaimana dilansir Reuters dan Associated Press, Kamis (18/4/2024), Israel bersumpah untuk membalas serangan udara Iran. Namun demikian, otoritas negara Zionis ini tidak menerangkan kapan atau bagaimana cara mereka membalas.
Namun, tak lama berserang, pada Kamis (18/4/2024) itu juga, ABC News melaporkan bahwa Netanyahu membatalkan rencananya membalas serangan Iran setelah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Bidden—yang merupakan sekutu utama Israel.◼︎





