Sejumlah Penerbangan Iran Dibatalkan, Israel Jadi Membalas Serangan?

Ilustrasi serangan Iran ke Israel. VIA GOOGLE MAPS
JAKARTA – ABC News, pada Jumat (19/4/2024) melaporkan bahwa Israel baru saja menyerang Iran. Satu milisi Israel dilaporkan ABC telah menghajar satu lokasi di Iran. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai informasi serangan ini. Namun demikian, sebagaimana dilansir CNN, ada sejumlah penerbangan di Iran yang dibatalkan.

CNN melaporkan setidaknya delapan penerbangan telah dialihkan dari ruang udara Iran. Situs web pemantau penerbangan Flight Radar 24 memperlihatkan banyak penerbangan dialihkan dari Iran pada hari ini, waktu setempat.

Sementara itu, kantor berita Iran, Fars, melaporkan bahwa terdengar ledakan di bandara kota Isafahan, namun penyebabnya belum diketahui.

Pada Sabtu (13/4) lalu, Iran meluncurkan serangan balasan ke Israel. Sebanyak 300-an drone dan rudal meluncur ke Israel. Namun, Israel menyatakan serangan Iran tidak menimbulkan dampak yang berarti.

Bacaan Lainnya

Serangan Iran tersebut dimaksudkan sebagai balas dendam atas serangan Israel ke Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, 1 April lalu. Serangan di Damaskus itu telah menewaskan dua jenderal Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat menyatakan hendak membalas serangan yang dilancarkan Iran. Sebagaimana dilansir Reuters dan Associated Press, Kamis (18/4/2024), Israel bersumpah untuk membalas serangan udara Iran. Namun demikian, otoritas negara Zionis ini tidak menerangkan kapan atau bagaimana cara mereka membalas. 

Namun, tak lama berserang, pada Kamis (18/4/2024) itu juga, ABC News melaporkan bahwa Netanyahu membatalkan rencananya membalas serangan Iran setelah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Bidden—yang merupakan sekutu utama Israel.◼︎ 

Pos terkait