Ribuan warga Iran memadati salat Idulfitri di tengah duka nasional, bertepatan Nowruz dan eskalasi konflik kawasan.
Teheran dan berbagai kota di Iran dipadati jamaah yang melaksanakan salat Idulfitri, Sabtu, 21 Maret 2026, menandai berakhirnya Ramadan dengan suasana religius yang bercampur duka, tradisi, dan konsolidasi nasional.
Sejak dini hari, arus jamaah mengalir ke berbagai titik pelaksanaan salat. Di ibu kota Teheran, salat digelar di Masjid Imam Khomeini dan dipimpin oleh Hojjatoleslam Mohammad Javad Haj Ali Akbari, yang juga menjabat sebagai imam salat Jumat sementara.
Gerbang lokasi salat dibuka sejak pukul 04.00 waktu setempat. Rangkaian acara dimulai pukul 06.30, sementara salat dan khutbah Idulfitri berlangsung pukul 08.00, menyatukan jamaah dalam ibadah bersama.
Momentum tahun ini terasa khas karena bertepatan dengan Nowruz, Tahun Baru Persia, yang menambah nuansa perayaan di tengah kekhusyukan ibadah.
Menurut laporan Press TV, penyelenggara menyebut tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan komitmen berkelanjutan terhadap nilai-nilai keagamaan dan persatuan nasional di tengah situasi yang dinamis.
Momentum Idulfitri di Iran juga sarat makna religius. Hari raya ini menandai berakhirnya Ramadan, bulan tersuci dalam Islam, yang ditentukan melalui penampakan hilal Syawal oleh otoritas keagamaan.
Selain salat berjamaah, umat Islam diwajibkan menunaikan zakat fitrah sebelum pelaksanaan salat Id. Perayaan ini juga menegaskan larangan berpuasa pada hari raya serta menjadi simbol syukur atas selesainya ibadah puasa selama 29 atau 30 hari.
Seruan Persatuan di Tengah Ketegangan
Dalam khutbahnya, pemimpin salat menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional, memperkuat perdamaian sosial, serta menghindari ekstremisme. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi provokasi yang dapat memicu ketegangan internal.
Ia menyinggung adanya “koordinasi antara jalanan dan lapangan” pasca meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel, seraya menegaskan bahwa stabilitas domestik menjadi kunci menghadapi tekanan eksternal.





